Parpol mengahdirkan kebahagiaan ya, Tad @suryadelalu
Tak hanya membawa kabar perubahan penampilan, Dewi juga mengungkap kehidupan rumah tangganya yang selama ini tidak banyak diketahui publik. Ia ternyata telah menikah dengan seorang ustaz pada akhir 2025.
"Alhamdulillah sudah menikah dengan seorang ustaz. Pernikahan pada 30 November 2025. Kenalannya di salah satu partai politik," ungkap pelantun lagu Bunglon tersebut, mengutip tayangan Youtube, Sabtu (7/11/2026).
Dewi mengaku merasakan ketenangan setelah memutuskan untuk mengenakan cadar. Menurutnya, perubahan tersebut juga tidak terjadi begitu saja. Ia menceritakan peran sang suami yang memberikan pemahaman mengenai cara berpakaian lebih tertutup tanpa memaksakan kehendak.
"Dulu sempat hijab tapi lepas, kemudian ketemu sama suami. Beliau sih tidak bilang langsung suruh pakai cadar, tetapi memberikan pengertian yang baik bagaimana cara berpakaian yang lebih tertutup," tambahnya.
#VIVANews #DewiSanca #RF
Teladanku! Paling ahli dalam membaca arah angin. Sehat-sehat, Kanda.
Semakin seru nie ye mengenai Sadap Menyadap, sudah mulai pada Cuci Tangan mengatakan tidak terlibat dengan penyadapan semakin lucu saja.
Percayalah Presiden RI ke 8 Jenderal TNI AD Kopassus Purn Bapak Prabowo Subianto sebenarnya sudah terang benderang mengetahui Siapa Lawan Siapa Kawan karena 08 Beliau Seorang Pemimpin yang sangat Paripurna jadi Aku tetap memohon untuk Kita semua bersabarlah dulu setelah beberapa Pembantu Presiden yang ditugaskan menyampaikan pendapat dan pasti Bapak Prabowo Subianto menyampaikan Pernyataan Tegasnya setelah nanti mendapat Laporan dari Kapolri yang baru Maturnuwun Merdeka👍🙏🏻❤️🇲🇨.
Akun babi. Teruslah berjuang sampai tetes saldo penghabisan.
WASPADA!!!
Kalo orang ini udah turun, bakal ada demo yg biasanya sholatnya dijalan, dan tidurnya di Masjid, dia slh satu kunci dan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI) yang memimpin jalannya Aksi Bela Islam 411 dan Aksi 212 pada Desember 2016.
Dia tersangka kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan penggelapan dana Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS) pada Mei 2019. Kasus ini berkaitan dengan pengelolaan dana sumbangan masyarakat sekitar Rp3 miliar hingga Rp3,8 miliar.
Nah dana yg dikumpulkam dr orang2 nyumbang itu, konon 1 M sama Ybs ditransfer ke Turki, ingat Bachtiar Nasir dg Yayasan Bantuan Kemanusiaan Indonesia (Indonesian Humanitarian Relief/IHR Foundation) tersimpan di gudang milik pemberontak Suriah.
Dukung LGBT??
INI BARU FLEXING ARTIS YANG LAYAK DIPAMERKAN! 🔥
UP UP UP DUKUNG SUARA PEREMPUAN beneran bukan caption kidzania pada saat serius bencana📣
Eva Celia dan Sherina di Women's March Jakarta 2026.
Ketika popularitas, platform, dan suara digunakan bukan sekadar untuk endorsement, tetapi juga untuk menyuarakan kepedulian, kesetaraan, dan kemanusiaan.
RESPECT! ❤️
HARI GINI, JANGAN CUMA DIAM. GUNAKAN PENGARUH UNTUK HAL YANG BERMANFAAT.
HIDUP PEREMPUAN YANG MELAWAN! ✊
Kalo hidup sekarang terasa lebih berat, itu akibat kerjaan YM Pak Joko Widodo selama 10 tahun. Orang goblok kok pegang akun cenblue?
Semoga terhibur.
Bunda Corla (Cynthia Corla) pernah memicu gelombang emosi di TikTok, terutama di kalangan ibu-ibu. Saat debat Pilpres 2024, reaksinya yg emosional, menangis melihat Prabowo direndahkan lawan debatnya yaitu Anies Baswedan yg memberi skor 11 dari 100 untuk kinerja Kementerian Pertahanan di bawah Prabowo Subianto. Ganjar Pranowo memberi nilai rendah (sekitar 5). Jutaan penonton ikut terharu & simpati mengalir deras hingga TPS.
Semalam (5 November 2026), ia kembali menumpahkan air mata lewat unggahannya setelah melihat Jokowi menunjukkan ijazah dari SD hingga S1 di persidangan. Ia menulis :
“Maaf pak air mata saya nggak bisa ku tahan, sedih lihat bapak dizalimi dan dipermalukan dengan cara seperti ini. Sabar pak, Allah bersama orang-orang yang sabar.”
Gelombang video simpatipun bermunculan di semua platform sosial media, ORGANIK.
Cocok jadi menteri. Gak sanggup jadi presiden.
Anies Baswedan itu tipe semi-teknokrat. Bukan populis.
Sedikit ada politikusnya. Tapi, kurang bisa membaur ke rakyat.
Terlalu akademisi
Sulit dicintai rakyat, kek:
Jokowi dan Dedi Mulyadi
Idealnya, pasangan Presiden dan Wapres itu...
Presiden-> Populis
Wapres-> Teknokrat/ Semi Teknokrat.
Gak boleh sebaliknya.
Contoh, Wapres murni teknokrat:
- Soekarno-Hatta
- Soeharto-Habibie
- SBY-Boediono
Contoh, wapres semi-teknokrat:
- SBY-Jusuf Kalla
- Jokowi-Ma’ruf Amin
Gak bisa keduanya populis. Kek:
Prabowo- Gibran..
Jadinya?
Dua matahari.
Ngawur juga.
Maka dari itu, coba turuni ego.
Jadilah, Wakil Presiden dulu.
Dicoba.
Betul juga ya. Mereka dan geng Elo dajal semuanya.
Kalian gak usah jadi pembela salah satu dajjal yang sedang ribut.
Mereka itu sedang memperebutkan kekuasaan. Cukup dukung PS saja untuk menghabisi antek-antek Mulyono yang sudah dia tanam selama 10 tahun. Bukan berarti jaga PS !
PS itu juga MENIKMATI hasil dari pengangkangan konstitusi yang dilakukan Mulyono.
PS diam saja sewaktu Mulyono melakukan cara brutal saat kampanye 2024 lalu, ingat itu !
PS memang sedang bersih-bersih dan setelah bersih dia akan menjadi bebas untuk menguasai semua, paham ?
Rakyat dapat apa ?
Toh semua hasil bersih-bersihnya masuk ke Danantara dan lagi-lagi rakyat tetap terus bayar pajak macam-macam.
2014 - 2019 PS dan Mulyono itu RIVAL SEJATI. Antek-antek PS semua menaruh dendam dengan Mulyono saat itu.
Sekarang waktunya mereka balas dendam.
Jadi, kalian harus pake logika bahwa produk yang dihasilkan Mulyono anjing ini ya PS bukan lainnya. Biar mereka tengkar sendiri, jangan terbawa arus narasi buzzer laknat PS untuk jaga Prabowo, yang harus kalian jaga itu adalah NEGERI kalian sendiri dari tangan-tangan kotor pengkhianat macam Mulyono dan PS.
Pikirkan, besok kalian makan uang dari mana ? Besok bayar sekolah anak pakai apa ? Bagaimana bayar cicilan ini itu.. Apakah PS memikirkan ini untuk rakyat ??
Terserah Elo aja. Mo gak percaya apa langsung percaya gpp.
GEMA MENDUGA ADA DANA MAKAR SENILAI 25 TRILIUN UNTUK JATUHKAN PRABOWO
jadi gini guys, seorang pendiri perusahaan analisis pasar bernama astronacci international group, yang disebut profesor gema, melontarkan tuduhan keras soal kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap presiden prabowo dan sejumlah tokoh
dia menyampaikannya lewat instagram pribadinya pada kamis 5 november 2026
menurut dia, kasus penyadapan ini bukan sekadar pelanggaran biasa, tapi bagian dari dugaan upaya makar dan sabotase terhadap program pemerintah
dia bahkan menyebut ada dugaan aliran uang rp25 triliun dari "mafia koruptor", yang dia sebut sebagai uang muka untuk menghancurkan arah kebijakan ekonomi pemerintahan prabowo
dia juga menyebut istilah "probonomics the fishing game", yang katanya pernah dia bagikan tahun lalu, dan itu yang menurut dia mau dihancurkan
alasan penyadapan menurut dia, supaya pihak tertentu tahu rencana proyek pemerintah sebelum dijalankan, jadi mereka bisa menyiapkan sabotase lebih dulu
lalu dia bilang kondisi ini bisa memicu rakyat tidak percaya pemerintah, membuat masyarakat makin terbelah, sampai muncul tuntutan agar prabowo turun dari jabatannya
dia juga menuduh ada artis, influencer, mahasiswa, ekonom, akademisi dan pengguna media sosial yang dibayar untuk menyebar cerita negatif tentang pemerintah
menurut dia, ada tiga kelompok yang berseberangan dengan pemerintah, yaitu mafia dan koruptor, oligarki asing maupun lokal, dan elite global barat
dia mengajak pendukung pemerintah bersatu dan memboikot pihak yang dia anggap menyebar narasi itu, dan dia memakai kata keras bahwa pengkhianat perlu dibinasakan kalau tidak mau bersatu
di akhir dia memperingatkan orang agar tidak ikut "proyek makar" karena bisa kena hukuman seumur hidup atau hukuman mati
jadi bahasa gampangnya, gema menuduh penyadapan ini bagian dari rencana besar menjatuhkan pemerintah dengan uang rp25 triliun, tapi itu tuduhan dia sendiri dan di halaman ini tidak ada bukti yang ditampilkan
nah menurut kalian guys, tuduhan seperti ini sebaiknya dibuktikan dulu lewat proses hukum atau boleh langsung dipercaya kalau pembicaranya terlihat meyakinkan?
Kalo kalkulasi gak bisa lugu banget. Waktu itu kalo mo menang harus nempel sama Jokowi. Dia gak ada partai. Tapi punya semuanya termasuk kepolisian, KPU, MK, TNI, buzzer semuanya. Cara Lo ngitung cocok buat didengerin sama anak SMK jurusan tata boga.
Gue nggak habis pikir sama PDIP waktu itu.
Mereka menolak menduetkan Ganjar sebagai cawapres Prabowo.
Alasannya-> PDIP adalah partai pemenang pemilu dan Ganjar sudah diusung sebagai capres.
Padahal kalau dihitung, gabungan kubu Prabowo, Megawati, dan Jokowi bakal menghasilkan kekuatan politik yang luar biasa besar.
PDIP pun ikut kecipratan suara politik. Suaranya nggak bakal pecah. Masuk kabinet pula.
Nggak ada tarik-menarik pendukung antara Prabowo dan Ganjar, dan kemenangan kemungkinan besar sudah di tangan.
Gara-gara ini juga, Jokowi bermanuver gila-gilaan.
Hasilnya?
Drama politik.
Perang antar elite.
dan menutup isu lain yang jauh lebih penting.
KEPECAH SEMUA.
Rakyat jadi konflik horizontal karena perang politik.





















