Bi Djisa Toe retweeted
Sik kaosan ireng jenenge kodok. Wong klitren. Kerjo neng trans jogja
Penempatan :
1. Shelter Jl. Pramuka
2. Shelter wirosaban kearah timur.
Iki nomer WA ne nek ameh nagih koplo
+62 856-0100-6979
Bi Djisa Toe retweeted
DOKSLINYA ILANG DI AKUN INI🤣
DI BIO TERTULIS 169/94, MIRIP DENGAN FISIK SI DIA... 🤭
Bi Djisa Toe retweeted
🚨 PEMBUNGKAMAN
temen2, tolong bantu up kasus bang andi, seorang pedagang singkong dari pekalongan yg ditangkap ketika hendak mengikuti demonstrasi di jakarta, pada 28 oktober. utk skrg bang andi masih ditahan di mabes polri. masih dilakukan upaya pendampingan advokasi dari LBH
Bi Djisa Toe retweeted
Bu Tejo aja smp ikut turunnn...
Yaowoh Gusti.... Negorokuuuu 😓😓
Katanya paringono sabar
Tapi klo pemberian dzolim apa ya cm disabari?!
Penanganan bencana sekedarnya
APBN dipake seenak udel
Pendidikan tidak diperhatikan, yg penting makan
Harga2 bahan pokok ga kekontrol..
Karepmu opo?
Sudah makin banyak lapisan masy bersuara, kekira laporannya bunyinya apa? 😓
Bi Djisa Toe retweeted
Aku setuju sama abang ini. Raffi Ahmad susah disentuh. Sblm masuk politik sdh toptier
Dulu keanu agl prnah bilang puncak karir seseorang tuh bisa dikatakan sukses kalo udah sirkel sama gigi
Makanya walaupn banyak artis yg vocal maki2 pemerintah tapi mereka sungkan untk call out raffi dan gigi
Bi Djisa Toe retweeted
Mantan staf Kepresidenan udah angkat bicara 💚
guys ini tandanya negara kita darurat banget 🥺 🥀 kasian pahlawan mati2an memerdekakan negara ini tapi malah dirusak 🥺 PRAY FOR INDONESIA 🥀
Bi Djisa Toe retweeted
Sarah Sechan ngerasa ada yang JANGGAL dari klarifikasi Raffi Ahmad soal acara Sumpah Pemuda di Bundaran HI 29 Oktober kemarin.
Dia nyentil klarifikasi Raffi yang bilang cuma diundang dan nggak tahu detail acaranya. Padahal di acara itu menurut Sarah, Raffi keliatan kayak spokesperson.
Sarah bilang kalo dia sendiri diminta jadi pembawa acara pasti selalu tanya detail dulu, mulai dari siapa yang bikin, konsep acara, siapa yang hadir, rundown, sampai siapa pengisinya.
Jadi nggak semua acara Sarah bisa terima. Lalu dia nanya sarkas ke Raffi, "Jadi maksudnya Anda kena PRANK?"
Sarah lanjut ngebahas soal prank itu. Kalo emang kena prank harusnya pas sampai di lokasi langsung keliatan siapa aja yang hadir.
Dia bisa tanya mereka yang ngaku mahasiswa itu dari kampus mana. Kalau ternyata bukan mahasiswa harusnya langsung ketahuan.
Tapi menurut Sarah, Raffi tetap ikut acaranya dan teriak "hidup mahasiswa!". Padahal bisa banget mutusin buat pergi dan itu namanya integritas.
Di kolom komentar, netizen nimbrung bilang heran kok Utusan Presiden kayak Raffi bisa kena prank acara sih. Sarah bales sambil ketawa nyeletuk soal atribut ikat kepala merah putih.
Di postingan terpisah, Sarah cerita soal "biggest flex"-nya.
Dia nggak pernah social climbing dan nggak ikut grup arisan atau lingkaran pertemanan yang isinya social climber. Sarah juga nggak pernah terima tawaran jadi tamu acara gosip di TV apalagi jadi MC acara partai.
Dia cinta kerja tapi nggak gila harta dan popularitas. Rumahnya nggak ada kolam renang, followers medsosnya nggak sampai setengah juta dan buat dia itu nggak masalah.
Yang penting kelakuannya nggak bikin anaknya malu, biar anaknya bisa bangga dan bilang "ibu is my teacher for life".
Dari sarkas soal kena prank sampai prinsip hidup, Sarah Sechan nih jadi bukti kalo vokal itu nggak harus ngegas yang penting isinya kena. Mantaphhh!!
Raffi Ahmad akhirnya MINTA MAAF soal kehadirannya di acara peringatan Sumpah Pemuda di Bundaran HI 29 Oktober kemarin.
Sebagai Utusan Khusus Presiden, Raffi bilang dia datang karena diundang. Informasinya baru dia terima malam sebelum acara.
Dia juga ngaku tidak terlibat dalam perencanaan maupun penyusunan acara dan TIDAK MENGETAHUI detail susunan acara serta pihak-pihak yang hadir.
Pernyataan "tidak mengetahui" ini langsung disorot Andovi da Lopez. Di videonya, Andovi sempat mengkritik Raffi soal acara itu.
Andovi bilang kalo dilihat dari sisi best case scenario, mungkin Raffi memang nggak tahu apa yang terjadi di lapangan.
Tapi menurut Andovi, Raffi sebagai Utusan Khusus Presiden nggak bisa terus sembunyi di balik ketidaktahuan dan harusnya cari tahu kalau emang nggak tahu.
Ternyata, pas klarifikasi Raffi keluar, alasan "tidak mengetahui" itu persis seperti yang Andovi bilang sebelumnya.
"Sadly I CALLED IT" kata Andovi alias dia udah nebak alasan itu bakal dipakai Raffi.
Andovi juga bilang "gak tau" selalu jadi alasan andalan yang dipakai.
Punya jabatan sebesar itu tapi soal acara masih "baru dikabarin semalam". Nggak tahu itu bukan alasan apalagi buat yang seharusnya gampang cari tahu. Ya kali, Bang 🙄🙄🙄
Bi Djisa Toe retweeted
Andovi da Lopez bilang massa 29 Oktober di Bundaran HI itu bukan pintar tapi LICIK!!!
Dalam videonya, Andovi salut sama mahasiswa Trisakti dan mahasiswa-mahasiswi lain yang turun ke jalan hari ini.
Tapi dia juga bingung soal massa yang ngumpul di Bundaran HI hari ini, Kamis 29 Oktober.
Jadi, emang ada orang-orang (Raffi Ahmad, Willie Salim dan Kapolda Metro) yang bikin acara Sumpah Pemuda bareng mahasiswa di Bundaran HI.
Padahal Sumpah Pemuda jatuhnya tanggal 28 Oktober, ngapain bikin acara tanggal 29 🤔
Andovi juga nyorot momen waktu orang-orang di sana diwawancara Kompas dan kebingungan jawab kampus asalnya dari mana.
Dia nilai itu bukan soal pintar, tapi licik karena narasi soal mahasiswa jadi makin naik.
Andovi jelasin kalo aksi 28 Oktober kemarin di Bundaran HI itu real, begitu juga aksi mahasiswa Trisakti hari ini dan mahasiswa di Istana Negara.
Sementara massa 29 Oktober di Bundaran HI yang diwawancara Kompas menurutnya nggak jelas keasliannya.
Nah yang bikin Andovi kesel tuh masyarakat yang nggak tahu konteks bisa langsung bilang, "Tuh kan, ngapain dengerin mahasiswa."
Akhirnya narasi "jangan percaya mahasiswa" nyebar ke publik padahal mahasiswa yang turun di aksi-aksi sebelumnya itu real.
Di akhir video, Andovi frustrasi sama kondisi negara sekarang. "Oh My God, what the f*** is going on in our country?" katanya. Mintea juga sampe speechless loh 🫠
Reza Rahadian dan Eva Celia berada di tengah-tengah pendemo yang memadati Bundaran HI hari ini, (28/11), yang juga bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.
Kehadiran mereka bikin heboh. Bukan hanya status Reza dan Eva sebagai artis, tetapi juga karena peran mereka dalam film "Laut Bercerita" yang akan tayang besok Kamis (29/11) di bioskop.
Reza berperan sebagai Laut, sedangkan Eva sebagai Anjani pacar Laut. Di trailer, kalian bisa lihat Laut dan Anjani demo bersama. Momen di film ini ternyata beneran kejadian di dunia nyata!! 🥺❤️
Selain Reza Rahadian dan Eva Celia, Zaskia Ada Mecca serta Wanda Hamidah juga terlihat ikut turun ke jalan.
Fyi, beberapa tuntutan demo kali ini adalah menetapkan status bencana nasional, mengarahkan APBN untuk rakyat, menurunkan biaya pendidikan, reformasi hukum dan KKN, serta kebebasan bersuara dan HAM.
Semoga demo kali ini berlangsung damai dengan hasil yang memuaskan ya. Semoga juga tidak ada korban jiwa ataupun PENANGKAPAN. Aamiin 🥺🙏
Bi Djisa Toe retweeted
Ini wajah yg melaporkan kepolisian, ternyata dilaporkan salah !!!
APARAT NYA BEGO ‼️
Nama : JODI SUTANTO
HP : +62 895-2441-583
OWNER :MIE & BABI TEPI SAWAH
DATA LENGKAP NYUSUL
BOIKOT 🚨
WARUNG BABI MANUSIA BANGSAD INI.
Bi Djisa Toe retweeted
RAKYAT MELAWAN !!!!
mampus lu raffi ahmad festival RANS hancur ! belasan tenant kuliner, usaha mikro, umkm jojga membatalkan diri dari keikutsertaan mereka di festival RANS. bahkan 3 bintang tamu di acara ini juga mengundurkan diri. the power of RAKYAT yang udah MUAK, gila merinding.
yuk guys mari terus LAWAN, support seluruh orang yg saat ini lagi melawan. support semua influencer kayak bang windah ini yg terang terangan menyatakan perang ke pemerintah
ini beneran jadi awalan baru guys, biar para influencer yg masih pada diem juga ikut menyuarakan. panjang umur perjuangan 😭✋🏻
Bi Djisa Toe retweeted
Coba perhatikan slide terakhir deh :
- Terlihat ada tangan yang seolah sedang melakukan selfie di samping beliau, tetapi tidak terlihat siapa pemilik tangan tersebut.
- Posisi ibu-ibu yang merekam wajah dari jarak sedekat itu juga cukup tidak lazim. Apakah memang diperbolehkan?
- HP yang dipegang ibu-ibu berbaju biru terlihat seperti tidak menyatu dengan perspektif atau posisi layar dalam foto.
- Celana beliau pada foto pertama terlihat berwarna cokelat, tetapi tiba-tiba berubah menjadi hitam pada foto berikutnya.
Ngaku aja, ini AI kan? Wkwkw
Bi Djisa Toe retweeted
Info jg, anggaran pembinaan Jaga Warga dari APBD DIY tahun 2025 aja Rp2.5+ miliar. Dari APBD Kota Jogja 2025 lewat Satpol PP Rp218 juta. Belum dari APBD Kabupaten lain. Pos-nya aneh "Adat, Seni, Tradisi dan Lembaga Budaya" tapi kerjaannya premanisme, apa itu emang adatnya yojo 🤣



































































