HUREM (@Ghurem2) header
HUREM (@Ghurem2) profile picture

⛔DM

Jateng Indonesia
Joined April 2020
Photo by HUREM (@Ghurem2)Photo by HUREM (@Ghurem2)Photo by HUREM (@Ghurem2)Photo by HUREM (@Ghurem2)Photo by HUREM (@Ghurem2)Photo by HUREM (@Ghurem2)Photo by HUREM (@Ghurem2)Photo by HUREM (@Ghurem2)Photo by HUREM (@Ghurem2)Photo by HUREM (@Ghurem2)
🤔🤔
745
4,550
358
36,660
2,573,774
Beda nasib.. Yg pesta narkoba bebas Yg mau ikut aksi 28 Oktober malah ditangkap Loh..salahnya apa ? Salahnya dia hanya bakul singkong Bukan kader partai penguasa Atau mahasewa abal2 ? Separah inikah keadilan di Negara Hukum yg katanya demokrasi ??
😲😲🤔
2
11
322
Ini Negara apa Lintah darat sih ?
7
5
1
9
187
😲😲🤔
6
5
1
11
668
Setelah menyembah berhala, terhipnotis bertahun-tahun, akhirnya kesadaran saya makin membuktikan bahwa keluarga dari ibukota norwegia itu memang komplotan penipu. Terima kasih Tuhan telah menyadarkan saya..
403
324
67
1,803
126,519
Gibran mundur, atau: dimundurkan!
356
1,111
36
3,003
77,446
Jika ditakdirkan Allah Saya bakal bertemu Mr. Jack di Sidang PN Jaktim tanggal 5 November 2026. Saya bertanya dan Mr Jack harus menjawab. Apakah ada yang mau titip pertanyaan? Silakan tulis di komentar yaa
1,096
817
35
3,423
110,747
Sebenarnya Siapa yg lebih butuh siapa ? Indonesia dg kekayaan alam yg melimpah yg butuh Singapura Atau Singapura yang sejatinya sangat bergantung pada Sumber Daya Indonesia...?
24
46
53
948
Awas barang tiruan Dengan pemanis buatan Bisa merugikan kesehatan 😁
2
4
14
396
Jas almamater kebanggaan malah dipakai untuk pentas panggung sandiwara... duh Jas almamater ini ada yg memperolehnya dg tetesan keringat dan darah loh
2
140
Harus sebodoh inikah ? Seorang Dokter kok bisa sesempit dan sepicik ini pola pikirnya ?
1
4
4
335
RT @mohmahfudmd: Pasca vonis MA ttg Suket Gibran ada yg bilang vonis itu berlaku ke depan (prospektif) dan ada yang bilang berlaku surut (r…
3
14
Gara2 deklarasi bersama mahasewa abal2 dampaknya kemana mana Netizen kok dilawan.. Sepertinya Raffi sudah ditandai !!
9
29
1
55
1,423
Ironis sekali Disaat pemerintah jor2an mengeluarkan dana untuk MBG bahkan Mendagri akan memberi apresiasi 1T pada daerah yang sukses MBG nya, masih ada anak sekolah yg tdk mampu beli seragam Andai Program Pemerintah punya skala prioritas, tentu hal ini tdk perlu terjadi
1
15
1
26
624
Apa yg mereka lakukan Bukan utk kita hari ini Tapi untuk anak keturunan kita Puluhan tahun kedepan agar anak2 kita bisa hidup lebih baik dari kita hari ini , Hidup sejahtera tanpa intimidasi dan pembungkaman !!
1
95
Rakyat tuh sadar SDA yg melimpah tp rakyat tdk makmur Tapi kita bisa apa ? Yg mencuri dg ganti identitas memang licik tapi yg lbh harus bertanggungjawab adalah mereka yg membukakan pintu utk oligarki hingga mereka dg leluasa mengeruk kekayaan kita dan dibawa pergi dg aman !
19
46
71
989
Hari ini Saya dan Tim Kuasa Hukum mencabut gugatan dan Walk Out dari sidang PTUN terkait Surat Keterangan Penyetaraan Pendidikan Gibran. Alasannya, Tergugat/Kementerian Pendidikan, setelah berkali-kali diminta, bahkan oleh Ketua Majelis, TIDAK kunjung menghadirkan bukti apapun yang menjadi dasar terbitnya Suket. Yang aneh bin ajaib, dengan tidak menghadirkan bukti-bukti dasar terbitnya Suket, Tergugat justru keberatan ketika kami mengajukan pencabutan gugatan. Kok bisa? Ada apa?
415
902
67
2,889
409,428
DUA ANAK YATIM MAU DITITIP DIPAK PURNOMO .NAMUN LANGSUNG DITOLAK ..? Assalamualaikum Alhamdulillah Tadi malam saya kedatangan tamu dari Gresik yang menyampaikan sudah seminggu tidak pulang karena bingung banyak hutang ,harus jalan kaki bersama anaknya tanpa tujuan . Adik Abl usia 12 tahun dengan pakaian yang sudah seminggu belum ganti baju dan rencananya langsung ditinggal dipasrahkan ke saya agar ibu Santi yang beralamat didesa gempol kurung kecamatan menganti Gresik bisa cari kerja untuk bayar hutang . Abl Sambil menangis melihat ibunya tanpa terasa menetes air matanya dan terdengar lirih suara “ya pak saya siap ditinggal ibu disini “nanti adiknya menyusul diantarkan ke yayasan namun langsung saya tolak . Kasihan jika anak anak masih kecil dan harus sekolah malah harus dititipkan dirumah saya . Insyaallah saya akan membantu modal usaha untuk bisa kerja dan untuk anak anaknya tetep bisa sekolah . kasihan nasibnya jika tidak sekolah akibat hutang orang tua . Semoga ada solusi terbaik buat permasalahan
3
8
36
2,024
Deretan artis kesayangan istana 😁 Gercep njajal kereta cepat Whoose dan mengunjungi IKN tapi mendadak pada tidur saat Karhutla ?
1
171
Kalakuan gak jelas Sampah sebanyak itu dibuang sembarangan
2
3
6
443
Hidup sekali kok Dibikin ribet..😂😂
Maksud hati membela, apa daya justru mencelakakan. "Membela dengan membabi buta, akhirnya menjerumuskan yang dibela.” Dua ungkapan diatas, rasanya pas untuk menggambarkan strategi Tim Pembela Hukum Gibran Rakabuming Raka, Patrialis Akbar, dkk. Betapa tidak, niatnya ingin menyakinkan hakim dan publik bahwa Gibran memiliki ijazah luar negeri yang bisa disejajarkan dengan SMA di Indonesia. Tapi, pembelaan itu justru menguatkan unsur pidana yang dilaporkan Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) dan Ormas Pejabat (Pengacara Jawara Bela Umat) di Bareskrim. Penjelasannya demikian: Laporan pidana terhadap Gibran didasarkan pada Surat Keterangan (Suket) No. 9149/DD.I/KS/2019 yang menyebut ia menyelesaikan Grade 12 UTS Insearch, Sydney, dan dinilai setara SMK/SMA di Indonesia. Suket ini dipakai untuk memenuhi syarat pendidikan minimal tamat SMA/sederajat (Pasal 169 huruf r UU Pemilu) saat pencalonan Wapres. MK dalam putusannya menyatakan tidak menemukan bukti ijazah, sertifikat, atau diploma luar negeri yang bisa dijadikan dasar penyetaraan dengan SMA. Certificate of Attendance hanya bukti kehadiran, bukan bukti kelulusan. Kubu pembela Gibran justru mengajukan Sertifikat Advanced Diploma dari MDIS Singapura sebagai bukti pendidikan setara SMA/A-Level. Padahal, Suket 2019 tidak pernah merujuk dokumen MDIS tersebut, melainkan hanya Grade 12 UTS Insearch. Hal ini menimbulkan dua kemungkinan yang sama-sama menguatkan unsur keterangan palsu/pemalsuan (Pasal 391 KUHP): 1. Jika rujukan Suket adalah Grade 12 UTS Insearch → penilaian setara SMA tidak benar, karena tidak ada bukti kelulusan yang sah menurut MK. 2. Jika rujukan Suket adalah Sertifikat MDIS → keterangan dalam Suket tidak benar, karena dokumen tersebut tidak pernah disebut sebagai dasar penyetaraan. Pembelaan di PTUN justru memperkuat laporan pidana ke Bareskrim, alih-alih membuktikan adanya ijazah setara SMA. Ahmad Khozinudin, S.H. Advokat, Tim Advokasi Penegak Etika, Moral & Integritas Bangsa rmol.id/read/2026/10/30/7266…
2
9
339