Dikei jadwal enak kok kate menang ae angel men, musuh juru kunci sing kebobolan terbanyak ae leren ngenteni 90+
Nuemen raimu cokkkk @persebayaupdate
Alex Martins: 3 gol
Miguel Pereira: 3 gol
Yann Mabella: 2 gol
Enak kan jol lek duwe goal scorer akeh, ngegolnoe isok ganti-gantian.
Saiki garek yaopo carane trio lokal Saddil, Sananta karo Malik melok urun ngegolno sisan
- umpan-umpan cepat kembali muncul dengan hadirnya Rivera
- pertahanan solid kabeh Yuran, Walber, Jeff, Toni
- menang lebih dari 1 gol
- Miguel kembali cetak gol
- Mabella good yo ngono dadi supersub
Alhamdulillah responmu apik jol! Terusnooooo 🐊
Saking mangkele baru muncul saiki, tapi wes bener wingi kalah ae ben pelatihe gak kedunyan. Main elek kok njaluk oleh poin terus.
Wes ndang berbenah, tak enteni responmu dengan main meyakinkan dan menang2e
Noorridho Ilmansyah retweeted
Setiap kali dengerin lagu ini, entah kenapa rasanya pengen netesin air mata. Bukan karena lagunya sedih, lebih karena seakan muncul kembali memori-memori masa kecil yang indah itu. Masa di mana "masalah hidup" hanyalah PR dan Tugas dari sekolah.
Prestasi hari ini:
- akhirnya cetak 2 gol
- still unbeaten
- stadionnya rame
Tapi lek mainmu koyok ngono terus yo sing onok garai ndas mumet cokkkkkkk
Lumayan peluangmu akeh, tapi lek mainmu ngono terus ojok kaget lek stadionmu sepi.
Babak pertama oke, babak kedua balik setelan pabrik.
Kalau konteksnya main di role #10, jelas Totti. No debat.
Noorridho Ilmansyah retweeted
Untuk user X,
Sebutin alasan paling aneh kenapa kalian bisa diblock sama orang?
Me: terlalu sexist, sangat misogini, dan patriarki.
Noorridho Ilmansyah retweeted
A point I've made a few times how promising Indonesian talent rarely kick on.
Instead of having a team built around them they are shunted from team to team...no time to develop consistency
Now the influx of diaspora is another obstacle to local players from developing
Diawal karir senior Chanathip Songkrasin bersama BEC Tero Sasana, ada satu pemain Indonesia bergabung di klub yg sama.
Namun, garis tangan berkata lain.
Satu masih jd kapten timnas dan pernah jd pemain termahal J League, satu lagi gagal main di BEC Tero dan sudah lama pensiun
IMO kehadiran para pemain homegrown player ini adalah salah satu faktor kunci juara Timnas.
Dengan jumlah yg tidak banyak dan seringkali berawal dari bench, justru mereka2 ini menjadi pengubah jalannya pertandingan.
Ada Grinta dari RR dkk yg muncul setiap kali diturunkan.
Juara sih, tapi catatan buatmu banyak sekali coach John Herdman.
Oiya, coba utilize homegrown player lebih sering lagi coach. Salah satunya dua laga terakhir Egy Maulana Vikri menjadi pembeda dari bangku cadangan.
Next stop: AFC Asian Cup 2027
Bring it on!
Noorridho Ilmansyah retweeted
Egy has done more in 5 minutes than "Luke Vickery" Did in hundreds of minutes of football with Timnas



















