ㅤㅤ
“Thank you for the class, professor. See you next time!” Angelina bid the teacher goodbye before leaving the class.
ㅤㅤ
Replying to @ProfsDacre
“Class dismissed, then. Jangan lupa isi lembar presensi (bit.ly/8A-Attendance) dan silakan melanjutkan aktivitas kalian hari ini.” Noah menangkap Oli yang melompat ke dalam rengkuhannya.
“Terima kasih sudah hadir, anak-anak. Sampai jumpa di kelas pekan depan.”
Angelina. retweeted
“Class dismissed, then. Jangan lupa isi lembar presensi (bit.ly/8A-Attendance) dan silakan melanjutkan aktivitas kalian hari ini.” Noah menangkap Oli yang melompat ke dalam rengkuhannya.
“Terima kasih sudah hadir, anak-anak. Sampai jumpa di kelas pekan depan.”
Angelina. retweeted
“Murid saya memang tidak ada lawan, deh. Benar, jawabannya adalah dust tail (ekor debu) dan ion tail (ekor ion).” Noah melangkah ke meja pengajar, merapikan berkas miliknya.
“Selengkapnya akan saya bahas di kelas berikutnya, okay?”
Angelina. retweeted
“Terdapat dua jenis ekor komet. Siapa bisa sebutkan apa saja itu?” Satu alisnya naik selepas melempar sebuah pertanyaan pada seisi kelas.
"Hayo, kalau tadi kalian perhatikan gambar-gambar yang ada di papan, pasti tahu jawabannya."
(Answer Q3 here: bit.ly/8A-QnA)
Angelina. retweeted
“Terakhir, yang menjadi ciri khas dari komet, yaitu ekor komet.” Sebuah potret muncul, “Cantik, ya?”
“Bentuk ekor komet dipengaruhi oleh cahaya Matahari dan angin Matahari. For your information, ekor komet selalu mengarah menjauhi Matahari.” ujarnya.
Angelina. retweeted
“Ketiga, selubung hidrogen atau hydrogen envelope.” Noah mengambil sebotol minuman dari troli milik Oli, meneguknya sekali.
“Selubung yang menyelimuti coma ini tersusun atas atom-atom hidrogen, dan panjangnya dapat mencapai 10 juta kilometer.”
Angelina. retweeted
“Kedua, coma.” Sebuah potret muncul di papan. “Coma—awan yang mengelilingi komet—terbentuk ketika komet mendekati Matahari, saat itu es di permukaan intinya mulai berubah menjadi gas melalui proses sublimasi.”
“Fun fact, ukuran coma bisa 1000 kali lebih besar dari nucleus.”
Angelina. retweeted
“Pertama, nucleus.” Ujung kayu magisnya diarahkan ke papan tulis.
“Nucleus atau inti komet adalah bagian padat di pusat komet. Diameter nucleus biasanya sekitar 10 kilometer atau kurang dari itu.”
Angelina. retweeted
Replying to @StarlitKeeper
“Silakan dinikmati, tidak perlu takut tertinggal mencatat karena saya akan bagikan materi lengkapnya ke asrama kalian.” Noah kembali menjelaskan.
“Komet terbentuk dari piringan gas dan debu yang sama dengan pembentuk delapan planet. Selengkapnya bisa kalian baca di papan tulis.”













