Kasus Pencabulan Anak di Tegal, Warga Geruduk Rumah Pelaku
Peristiwa bejat terjadi di Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada 21 Oktober 2026.
Seorang remaja berinisial A.M (17 tahun) nekat melakukan pencabulan terhadap anak perempuan yang masih berusia 5 tahun.
Publik dunia maya kembali dihebohkan dengan sebuah kisah perselingkuhan dan pernikahan kontroversial.
Seorang wanita mendapati mantan suaminya langsung menikah dengan adiknya sendiri, hanya berselang satu bulan pasca perceraian mereka.
Sang wanita mengaku emosi dan merasa dibohongi selama 6 bulan terakhir pernikahan mereka. Kecurigaan ini diperkuat oleh respons warganet yang menduga bahwa hubungan terlarang tersebut telah terjalin bahkan sebelum ikatan pernikahan sebelumnya resmi diputus.
Kasus ini sontak memicu perbincangan hangat di kolom komentar. Sebagian besar warganet mengecam tindakan sang mantan suami dan adik kandungnya, sementara sebagian lainnya mengingatkan pentingnya memahami hukum talak dan masa iddah dalam pernikahan.
Hingga kini, video tersebut terus dibanjiri ribuan komentar dan menuai sorotan luas dari warganet.-Hesti Ismail
Tragis! Anggota Ormas Tewas Ditembak di Deli Serdang
Peristiwa penembakan berdarah terjadi di Desa Bangunrejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada Minggu malam, 18 Oktober 2026.
Korban berinisial D.P (40 tahun), yang menjabat sebagai Wakil Komandan Koti MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Deli Serdang, tewas setelah kendaraannya dikejar dan ditembaki oleh pelaku.
300 RIBU BERAKHIR MAUT! ⚠️
Hanya karena sakit hati setelah ditawari uang Rp300.000 untuk berhubungan intim, seorang pria berusia 49 tahun berinisial H.D. tewas dibunuh oleh pasangannya sendiri. Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin, 28 September 2026, di Desa Tanjung Mangedar, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara.
Kronologi Kejadian:
Pelaku utama berinisial Y.A. (22 tahun) merasa harga dirinya direndahkan dan sakit hati atas penolakan serta tawaran tersebut.
Y.A. kemudian mengajak rekannya, E.P. (16 tahun), untuk merencanakan pembunuhan terhadap korban.
Pelaku memancing korban untuk melakukan pertemuan dengan menggunakan ponsel milik E.P..
Di lokasi kejadian, Y.A. menyerang korban menggunakan celurit sebanyak 5 kali, sementara E.P. ikut memukul korban dengan pelepah sawit hingga korban meninggal dunia di tempat.
Sehari setelah kejadian, polisi berhasil mengamankan kedua pelaku di wilayah Labuhanbatu Utara.
Atas perbuatannya, pelaku Y.A. diancam dengan Pasal 459 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman pidana mati, seumur hidup, atau penjara maksimal 20 tahun, sementara pelaku E.P. diproses dengan pertimbangan statusnya yang masih di bawah umur.
Luka Maut di Balik Pertengkaran Rumah Tangga 🚨
Sebuah pertengkaran rumah tangga di Samata, Kabupaten Gowa, berakhir tragis. Sang istri tewas dengan puluhan luka tusuk, sementara sang suami ditemukan meninggal terbakar.
Yang paling menyedihkan, 3 anak mereka berada di dalam rumah saat peristiwa ini terjadi.
Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan anak-anaknya mendapat pendampingan psikologis yang tepat 🙏.
Nasib Sial Maling Emas di Kediri: Niat Merampok Rp250 Juta, Berakhir Ditabrak Mobil Korban!
Sebuah aksi perampokan emas batangan seberat 95 gram senilai sekitar Rp250,9 juta di Perumahan Mojoroto Indah, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur, berujung dramatis bagi para pelakunya.
Kejadian yang terjadi pada Senin, 12 Oktober 2026 ini bermula saat korban berinisial K.L melakukan transaksi COD (Cash on Delivery) dengan seseorang bernama Yuni yang memesan melalui WhatsApp.
Setibanya di lokasi rumah sewaan yang ternyata sengaja disewa dan dimodifikasi kuncinya oleh pelaku dua pria berinisial MN (49) dan MA (51) justru merampas emas tersebut dan mengunci korban di dalam rumah.
Mendengar teriakan sang istri, suami korban yang berada di luar langsung sigap mengejar pelaku menggunakan mobil. Pengejaran menegangkan ini akhirnya berhenti setelah mobil suami korban menabrak motor pelaku dari belakang hingga keduanya terpental ke aspal.
Kedua pelaku berhasil diamankan oleh warga dan pihak kepolisian. Atas perbuatannya, mereka terancam jeratan Pasal 477 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara, sementara sosok "Yuni" masih dalam pencarian pihak kepolisian.
Cadas retweeted
Selamat pagi Saudara2ku dan Kawan2ku yg baik, BERKAT TERINDAH yg Tuhan berikan dalam hidup kita adalah PENYERTAANNYA.
Semoga kita semua diberikan Kesehatan, Kedamaian, Kebahagiaan dan Kelancaran Rezeki. Tetap semangat dan sehat selalu.
Selebgram Berlliana Lovell mengaku mendapat tindakan tidak pantas saat pertama kali mencoba siaran langsung (live) di TikTok. Ia dibuat geram setelah seorang kreator konten horor melontarkan ucapan tak senonoh kepadanya.
Merasa tidak terima, bintang film Hantu Polong ini langsung membagikan pengalaman buruk tersebut ke Instagram
Tragedi memilukan terjadi di wilayah Tulang Bawang, Lampung, di mana satu keluarga ditemukan meregang nyawa di dalam rumah mereka. Korban diidentifikasi sebagai Bapak Rahmat (69), istrinya Hasanah (56), dan anak perempuan mereka yang berusia 14 tahun.
Pelaku pembunuhan keji ini ternyata adalah kerabat korban sendiri yang bernama Ahmad Fathony (35). Pelaku menghabisi nyawa para korban menggunakan senjata tajam serta linggis hingga kepala korban mengalami retak.
Fakta mengejutkan terungkap bahwa pelaku memiliki rekam jejak kriminal pernah membunuh kakak kandungnya sendiri pada tahun 2024. Pelaku sempat didiagnosis mengalami depresi/ODGJ dan dirawat di RSJ.
Namun, setelah dinilai sembuh dan tidak kambuh lagi, pelaku diperbolehkan pulang dan tinggal bersama keluarga korban.
Hasil autopsi juga menunjukkan fakta yang lebih parah, di mana anak korban yang berusia 14 tahun sempat disetubuhi oleh pelaku yang terlihat dari bekas luka robek di selaput dara dan anusnya.
Saat hendak ditangkap oleh tim gabungan di wilayah Lampung Timur, pelaku melawan menggunakan senjata tajam. Pihak kepolisian mengambil tindakan tegas terukur yang mengakibatkan pelaku tewas di tempat (dor mati), sehingga kasus ini resmi ditutup.
Jenazah para korban kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Sebuah video yang memperlihatkan seorang bocah laki-laki tengah ditegur menjadi sorotan di media sosial. Dalam video tersebut, terdengar seseorang mengatakan, “Masih kecil udah main kaya gitu-gitu” dan “Adek jangan nakal lah.” Sementara itu, keterangan unggahan yang beredar menyebut bocah tersebut diduga memasukkan mainan ke v4gina seorang anak perempuan hingga menyebabkan perdarahan.
Namun, konteks lengkap kejadian, waktu dan lokasi peristiwa, serta kebenaran informasi dalam keterangan unggahan tersebut belum dapat dipastikan.
Kasus yang beredar ini menyoroti pentingnya perlindungan anak serta pengawasan orangtua terhadap interaksi anak-anak. Dugaan tindakan yang menyebabkan luka pada area genital anak perlu ditangani secara serius melalui pemeriksaan medis dan penelusuran oleh pihak berwenang.
Hingga informasi lebih lanjut terverifikasi, identitas anak, kronologi kejadian, serta dugaan penyebab perdarahan perlu disikapi secara hati-hati untuk melindungi korban dan menghindari penyebaran informasi yang belum terkonfirmasi.
Cadas retweeted
The real musuh dalam selimut!
Nggak nyangka banget, pelanggan yang udah langganan dan dianggap baik selama 2 tahun ternyata diam-diam sering mencuri barang di toko.






