Subanto retweeted
Money can buy many things, but not everything. Mungkin hukum bisa dibeli, tapi tidak untuk keadilan. Sungguhpun saya masih percaya pada integritas para penegak hukum, berjuanglah agar hukum tidak berjarak dengan keadilan. *SBY*
Subanto retweeted
Saya pelajari AD/ART PBB bang @Yusrilihza_Mhd bahwa Majelis tinggi di Partai bulan bintang namanya majelis Dewan Partai. tanpa persetujuan Majelis Dewan Partai maka tidak ada muktamar, Muktamar Luar biasa. Oligarki?
Subanto retweeted
Demokrat serius bela rakyat. Alat perjuangan itu Partai, kini sedang dlm upaya pembegalan jilid 2 oleh KSP Moeldoko dkk. Sejenak kami akan konsentrasi ke persidangan. Kami menunggu saatnya nanti Depkumham keluarkan akte notaris pemalsuan peserta kongres buatan KSP Moeldoko dkk.
Subanto retweeted
Cukup terkesan mendengar permintaan maaf Pak Luhut atas pencapaian tdk maksimal PPKM Darurat. Sy yakin, buzzer yg selalu merasa mampu mendikte pemerintah sprt video di bawah ini, hatinya kecil. Tdk sepongah droplet yg keluar dari mulutnya dan bisa menularkan covid-19.
Subanto retweeted
Tunjukin nih berita ke mukanya. Biar jgn merasa benar sendiri. Merasa semua terkendali. Tdk boleh dikritik. Apalagi minta maaf sm rakyat.
Cc: Walikota Bogor
@BimaAryaS
40 Pasien Covid-19 Kota Bogor Meninggal Saat Isoman di Rumah brt.st/7i48 via @beritasatu
Subanto retweeted
Boss, laksanakan dulu target vaksinasi 70% rakyat 🇲🇨 sampai akhir 2021 sesuai janji. GRATIS..!
Vaksinasi berbayar itu, ibarat berburu di kebun binatang. Blm waktunya. Alasan mempercepat herd immunity, tdk logis. Apalagi klo jenis vaksinnya tdk bisa menjamin hal itu bisa terjadi
Subanto retweeted
“Moeldoko simbol rusaknya tatanan demokrasi di negeri ini.”
Begitu salah satu bunyi banner dari aksi Petisi Aliansi Rakyat Pengawal Demokrasi di Kota Medan hari ini.
Ayo #SelamatkanDemokrasi
Subanto retweeted
Sistematis dan terorganisir sekali buzzer menyerang Demokrat dan pak SBY. Utk seluruh kader Demokrat se Indonesia, kita wajib tetap tenang dalam berpikir dan bertindak. Agar ada bedanya antara politik yg baik dan tidak baik. Bersama kita akan lewati ini. Sehat selalu utk semua.🙏
Subanto retweeted
4. Kol. Edhie dan Kol. BG terus mendampingi Ibu Mega hingga beliau menjabat Presiden RI ke-5 menggantikan Presiden Gus Dur. Meski terjadi persaingan antr @SBYudhoyono dan Megawati pd Pilpres 2004, Kol. Edhie tdk dicopot dr posisi Adc. Politik, kedinasan dan pribadi terpisahkan
Subanto retweeted
3. Kol. Edhie menjelaskan kehebatan satuan Grup 5 Kopassus di hadapan Wapres Megawati dlm hal antiteror. Tak lama dr kunjungan tsb, Kolonel Edhie pun diangkat sbg Adc Wapres. Beliau bergabung dg Kolonel (Pol) Budi Gunawan dlm satuan Adc Wapres Megawati.
Subanto retweeted
2. Satu ketika, thn 2000, Wapres Megawati, Menperin Luhut Panjaitan, Menko Polkam @SBYudhoyono dan KSAD Jend. Tyasno mendatangi Grup 5 Kopassus di Cijantung. Tuan rmh adlh Kolonel Pramono Edhi Wibowo, Komandan Grup 5 pasukan elit TNI. Tak lain, adik ipar Pak SBY
Subanto retweeted
SBY-MEGA Di Antara 2 Ajudan
1. Membenturkan Pak @SBYudhoyono dg Ibu Mega, sprt merobek merah-putih. Keduanya, Presiden RI ke-5 dan ke-6. Banyak irisan sejarah. Satu hal, soal ajudan. Ketika menjabat Wapres thn 1999, Ibu Mega mengangkat Kol (Pol) Budi Gunawan sbg ajudan (Adc)
Subanto retweeted
Ayo siapa yang setuju @ProfYLH
Ditindak lanjuti Bareskrim dan siapa yang tidak setuju ?
Yang setuju : 🔁 RT
Yang tidak setuju : Like
Rasis ke Pigai, Aktivis ProDem Minta Polisi Segera Tangkap Prof Yusuf L Henuk
Kita uji lagi Aparat konsisten.
suaranasional.com/2021/01/27…
Kacau sudah kawan ini
m.cnnindonesia.com/nasional/…
Subanto retweeted
Banyak yang bertanya siapa orang dekat Pak Jokowi yang mau mengambil alih kepemimpinan AHY di demokrat, jawaban saya KSP Moeldoko. Kenapa AHY berkirim surat ke Pak Jokowi, karena saat mempersiapkan pengambilalihan menyatakan dapat restu Pak Jokowi.
Subanto retweeted
Bagi siapapun yang memegang kekuasaan politik, pada tingkat apapun, banyak cara berpolitik yang lebih bermoral & lebih beradab. Ada 3 golongan manusia, yaitu "the good", "the bad" & "the ugly". Kalau tidak bisa menjadi "the good" janganlah menjadi "the ugly". *SBY*











