Pinned Tweet
Sejauh apa pun kita melangkah, pada akhirnya kita akan kembali kepada Allah.
Yang perlu kita renungkan :
Ketika saat itu tiba, dalam keadaan seperti apa kita akan menghadap-Nya ?
Mineee 🕊️ retweeted
Jika tidak disibukkan dengan ilmu agama, maka kita akan disibukkan dengan perkara dunia yang tak ada habisnya.
Jadilah penuntut ilmu yang selalu belajar, beramal, dan berdakwah hingga rasa lelah yang kita rasakan berpahala disisi-Nya
Mohon Maaf Temans ..,
Akun ini tidak menerima ataupun membalas DM dalam konteks apapun …
Sekian & Terima Kasih atas Pengertiannya 🙏
Mineee 🕊️ retweeted
▶️ MENGAPA TEGA MENZALIMI DIRIMU SENDIRI?
📡 Simak kajian selengkapnya:
youtu.be/gd_ta8MOZuo
Terkadang, tanpa disadari, seseorang justru menzalimi dirinya sendiri. Misalnya, melakukan sesuatu yang membahayakan tubuh, tidak mau berobat ketika sakit, atau terus melakukan maksiat meskipun tahu bahwa perbuatan tersebut dilarang oleh Allah ﷻ.
Padahal, tubuh dan kehidupan yang kita miliki adalah amanah yang harus dijaga. Bahkan, ketika seseorang melakukan dosa, sebenarnya dia sedang menzalimi dirinya sendiri karena perbuatannya bisa mendatangkan hukuman dari Allah ﷻ.
Allah ﷻ berfirman:
وَاَنْفِقُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَلَا تُلْقُوْا بِاَيْدِيْكُمْ اِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَاَحْسِنُوْا ۛ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ
“Berinfaklah di jalan Allah, janganlah jerumuskan dirimu ke dalam kebinasaan, dan berbuatbaiklah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS Al-Baqarah [2]: 195)
Allah ﷻ juga berfirman:
وَمَنْ يَّعْمَلْ سُوْۤءًا اَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهٗ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللّٰهَ يَجِدِ اللّٰهَ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا
“Siapa yang berbuat kejahatan atau menganiaya dirinya, kemudian memohon ampunan kepada Allah, niscaya akan mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS An-Nisā' [4]: 110)
Karena itu, jangan sengaja membahayakan diri sendiri dan jangan meremehkan dosa. Jagalah tubuh dengan baik, jauhi maksiat, dan segeralah bertobat ketika melakukan kesalahan.
Semoga Allah ﷻ melindungi kita dari perbuatan zalim, baik kepada orang lain maupun kepada diri sendiri.
Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb.
__
♻️ Silahkan disebarluaskan
🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin
#khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah #khalidzeedbasalamah
Syekh al Fawzan حفظه الله berkata,
Tidak peduli siapa yang menjadi senang atau kesal, kita harus memperjelas kebenaran dari kepalsuan.
— AI Ajwibah al-Mufidah.
Mineee 🕊️ retweeted
#celahawan 🕊
Ada luka yang bisa diperbaiki dengan merobek, memecahkan, atau merobohkan sesuatu
Namun, tidak semua luka bisa diselesaikan dengan cara yang sama, terutama ketika yang terluka adalah hati
Kita boleh memiliki byk rencana dan harapan,tp jangan pernah lupa tdk semua yg kita inginkan akan terjadi.Sbb di atas segala rencana manusia, ada kehendak Allah yg tdk mungkin dikalahkan.
وَيَفْعَلُ اللّٰهُ مَا يَشَاءُ
Dan Allah menetapkan apa yang Dia kehendaki
QS. Ibrahim: 27
🍃Nasehat Pagi
Sufyan Ats-Tsaury rahimahullah berkata;
أقل من معرفة الناس تقل غيبتك
Kurangilah berkenalan dengan banyak orang, niscaya ghibahmu akan berkurang.
📚Abu Nu'aim Al-Ashbahani dalam Hilyah Al-Auliya' wa Thabaqat Al-Ashfiya', 7/8
Imam Ahmad bin Hambal rahimahullah berkata;
إذا عرف الرجل نفسه فما ينفعه كلام الناس
Apabila seseorang telah mengenali hakikat dirinya, maka tidaklah bermanfaat baginya ucapan (pujian dan celaan) manusia.
📚 Thobaqot Al-Hanabilah, 3/398
Mineee 🕊️ retweeted
"Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka (yang telah ada). Dan milik Allah-lah tentara langit dan bumi, dan Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana,"
48. Al-Fath • Ayat 4
Mineee 🕊️ retweeted
“Tidaklah Allah akan mengadzab kalian jika kalian bersyukur dan beriman. Dan sungguh Allah itu Syakir lagi Alim” (QS. An-Nisa: 147).
Aku suka perempuan yang punya dunianya sendiri.
Punya mimpi, punya kesibukan, punya kehormatan yang selalu dijaga dan punya prinsip yang dipegang.
Dan ketika ia mencintai seseorang, dia datang bukan untuk mencari identitas, tapi untuk berbagi kehidupan.

















