semoga sebeluk dooms day udh selesai semua lah nih film2 😭 mostly bbrp ad yg udh tp klo ga semuanya di tonton kayak ngerasa miss aja
wildan retweeted
menurut aku kita hidup di dunia yg ga sehat. bayangin ada seseorang yang ga jadi post pencapaiannya karena ngerasa pencapaian nya kurang hebat dibandingkan yang lain.
are you serious? stop banding² orang lain dengan kamu guys. pencapaian segimanapun tetep patut diapresiasi
wildan retweeted
Mengapa Lo HARUS KESEL BANGET sama orang yang minta anak-anak promosi vape?
1. 𝗡𝗶𝗸𝗼𝘁𝗶𝗻 𝗚𝗔𝗡𝗚𝗚𝗨 𝗼𝘁𝗮𝗸 𝗮𝗻𝗮𝗸
Pada anak, nikotin dalam vape bisa bekerja langsung ke otak yang masih berkembang. Nikotin bisa mengganggu perkembangan otak anak, memengaruhi kontrol diri, kemampuan belajar, sampai risiko masalah perilaku.
Bayangin, bisa ngaruh ke otak, taruhannya masa depan anaknya.
2. 𝗩𝗮𝗽𝗲 𝗕𝗶𝘀𝗮 𝗠𝗲𝗿𝘂𝘀𝗮𝗸 𝗣𝗮𝗿𝘂 𝗔𝗻𝗮𝗸
Cairan vape mengandung formaldehid dan logam berat, zat-zat yang bisa merusak paru-paru dan berpotensi menyebabkan kanker.
3. 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗴𝘂𝗻𝗮 𝗩𝗮𝗽𝗲 𝗠𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗕𝗲𝗿𝗶𝘀𝗶𝗸𝗼 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗣𝗲𝗿𝗼𝗸𝗼𝗸 𝗧𝗲𝗺𝗯𝗮𝗸𝗮𝘂
Penelitian nemuin bahwa remaja pengguna vape punya risiko hampir 3x lipat buat akhirnya jadi perokok tembakau aktif. Jadi anggapan vape itu jalan keluar dari rokok, sebenernya kebalik. Malah pada anak dan remaja, vape lebih sering jadi gerbang masuk ke rokok konvensional.
Jadi, udah cukup jelas ya kenapa kita harus kesel banget sama orang-orang, terutama yang punya power gede, dan malah digunakan untuk minta anak-anak promosiin vape?
Sumber Ilmiah:
-Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, Kementerian Kesehatan RI
-Vaping and harm in young people: umbrella review.
Honestly simak ini last chance gua untuk kuliah di ptn tahun ini actually udh keterima di telkom cm ya masih rada berat aja jalanin nya wkwk semoga ini yg terbaik aaminn
JUST IN: DOKTER IGD DI NTT MENINGGAL DUNIA USAI DUGAAN INTIMIDASI OLEH DUA ANGGOTA DPRD 🚨🚨
Kronologi:
1. Pada 13 Juni 2026, dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni (dr. Icha), menangani seorang pasien anak korban gigitan ular yang dirujuk ke RS Leona Kefamenanu dari rumah sakit lain. Penanganan dilakukan sesuai standar medis dan melalui konsultasi dengan dokter spesialis.
2. Dalam proses penanganan, keluarga pasien meminta tindakan tertentu yang saat itu belum direkomendasikan secara medis, sementara ketersediaan antivenom juga menjadi kendala.
3. Dua anggota DPRD Kab. Timor Tengah Utara (TTU) yang merupakan keluarga pasien datang ke IGD dan menyampaikan protes dengan nada tinggi. Salah satu di antaranya diduga mengacungkan jari ke arah wajah dr. Icha.
4. Menurut keterangan keluarga, setelah kejadian tersebut dr. Icha mengalami tekanan psikologis yang berat. Ia disebut terus menangis, mengalami trauma, dan menunjukkan perubahan kondisi mental yang sangat drastis.
5. Beberapa hari kemudian, pada 26 Juni 2026, dokter yang baru berusia 27 tahun tersebut ditemukan meninggal dunia.
6. Keluarga meminta agar kasus ini diproses secara hukum karena menduga tekanan psikologis dan intimidasi yang dialami korban berkontribusi besar terhadap meninggalnya dr. Icha.
7. Pihak DPRD membantah telah melakukan intimidasi. Mereka menyatakan percakapan memang berlangsung dengan nada tinggi karena panik terhadap kondisi pasien, namun membantah adanya ancaman, serta menyebut telah menyampaikan permintaan maaf kepada pihak rumah sakit.
8. Pemerintah Kab. Timor Tengah Utara (TTU) menyatakan mendukung proses hukum yang berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kasus ini harus menjadi sorotan publik karena memicu kembali pembahasan mengenai pentingnya perlindungan tenaga kesehatan dari segala bentuk intimidasi maupun kekerasan saat menjalankan tugas.
Rest in Peace, dr. Icha 🥀💔
wildan retweeted
YA ALLAH MAU LOLOS SIMAK/PPKB 2026, lolos beasiswa, nyiapin hal” buat pkkmb, ikut pilar ikm, ambil jakun, foto depan rektorat, belajar di ui, ikut organisasi, ikut voulenteer, kenalan sama temen” baru, ikut parade ui AAMIIN AAMIIN YA RABB

















