yall will harass ex muslims/ex hijabis n then wonder why they dont have a good opinion on islam
supri 💨 retweeted
please jangan cuma witch hunt ke massa bayarannya, cari yg ngebayar.. faktanya mereka juga korban kemiskinan struktural yg akhirnya bikin mereka willing to do such stupid things in the sake of surviving ☹️
Satu persatu mahasewa yang ikut acara di bundaran HI di tanggal 29 Oktober mulai dicari.
Kali ini keluarga mahasiswa dari Universitas Terbuka sedang mencari sosok wanita yang ada di foto tersebut.
Cari, permalukan, bikin kapok, agar tidak ada lagi yang mau jadi massa bayaran dan menjadi kambing hitam dari Rezim yang menyesatkan ini
supri 💨 retweeted
konskuensi logis dari kemiskinan struktural itu ya seperti ini, terbatasnya akses ekonomi menyebabkan masyarakat cenderung dimanfaatkan demi ekonomi. yang kalian sebut sebagai mahasewa ini juga korban dari sistem yang menindas.
Guys tolong jgn anyepin berita karhutla di papua. Kita perlu kawal dan sebarin jg beritanya, karna keterbatasan sinyal di sejumlah wilayah bikin informasi dari masyarakat susah menjangkau publik.
Ada ruang hidup masyarakat adat dan habitat satwa dilindungi yg terancam, jgn sampe penderitaan mereka ikut luput dari perhatian.
supri 💨 retweeted
yg penting rezimnya jatoh dlu debatin giniannya kalo rakyat udh menang, ga cocok disituasi rezimnya masih berkuasa dan mau ngehujat mereka dipermasalahin sebutannya. Lebih ke timing yg ga pas, whatever udh dihujat pke semua kata jg msih blm kepleset dikamar mandi
muslims treat ex-hijabis worse than rapists just for existing
supri 💨 retweeted
TURUT PRIHATIN ATAS KEJADIAN YANG DIALAMI PARA SANTRIWATI. APAPUN ALASANNYA, DUGAAN INTIMIDASI SAAT PENGGELEDAHAN HARUS TETAP DIUSUT. ANAK-ANAK BERHAK MERASA AMAN, BUKAN MALAH KETAKUTAN
aparat nih beraninya cmn sm pendemo ama kaum rentan ya?
⚠️TRAGEDI PENGGEREBEKAN PONPES HAMALATUL QURAN SUKOHARJO
Sebuah insiden traumatis menimpa para santriwati di Pondok Pesantren Hamalatul Quran Sukoharjo pada Rabu (29/10/2026) dini hari.
🕒 Kronologi Kejadian (Versi Ponpes):
Pukul 03.20 WIB: Belasan polisi & Brimob bersenjata lengkap mendobrak pintu asrama saat santriwati tertidur karena tidak sempat membukakan pintu.
Tanpa Hijab & Ditodong: Santriwati yang kaget dan belum sempat mengenakan hijab/cadar ditarik keluar, ditodong laras panjang, hingga mengalami intimidasi fisik & verbal (wajah dicengkram & dibentak). Bahkan, balita 3 tahun ikut terbawa dan mengalami trauma, serta anak 5 tahun sempat terpisah.
Pukul 03.51 - 17.00 WIB: Santriwati digiring ke Polsek Mojolaban lalu dipindah ke Polres Sukoharjo untuk diinterogasi tanpa didampingi wali/kuasa hukum dan tanpa surat panggilan. Mereka juga sempat kelaparan karena baru diberi makan sore hari.
Penyitaan Barang (~Rp50 Juta): Polisi menyita peralatan ekstrakurikuler (busur panah & drone), HP santri/ustadzah, uang tunai, emas, dirham, hingga 3 unit motor tanpa surat penyitaan. Aktivitas ponpes lumpuh akibat garis polisi.
🛡️Klarifikasi & Versi Pihak Kepolisian:
Penggeledahan ini merupakan tindak lanjut penyidikan kasus pembakaran warung di Grogol, Sukoharjo.
Polisi mengamankan dan memeriksa 27 orang saksi (termasuk anak di bawah umur) dari dua lokasi di Karanganyar & Sukoharjo dengan melibatkan pendampingan P2TP2A/UPTD PPA.
Setelah pemeriksaan, seluruh santri dan pihak ponpes yang diperiksa telah dipulangkan karena tidak terbukti terlibat, meskipun pihak ponpes menyayangkan prosedur penggerebekan yang dinilai tidak humanis dan mendesak pengembalian barang-barang yang disita.
(Sumber: Yayasan Dakwah & Sosial Al-Mukmin / Rilis Resmi Pesantren)
BREAKING 🚨🚨
PEREMPUAN DINI HARI DI GREBEK LAKI-LAKI DEWASA!!
BANTU UP GUYS 🙏
@DIVISIPROPAMPOLRI KENAPA YANG DI GREBEK PONDOK PUTERI YANG ISINYA PEREMPUAN SEMUA, ANGGOTANYA NGGAK PUNYA AKAL KAH PAK SAMPE SEGITUNYA?! AURAT MEREKA KEMANA², BELUM MENGENAKAN HIJAB DAN PAKAIAN YANG SEMESTINYA. LOGIKA AJA INI PEREMPUAN, SANTRI LAGI YANG NOTABENE KEGIATAN NYA DI DALEM PESANTREN DOANG. YA ALLAH 💔 LAKNATULLAH YA POLISI YG TUKANG MALING DAN INTIMIDASI 😡
supri 💨 retweeted
KASUS PENGGEREBEKAN PONPES PUTRI DI SUKOHARJO INI PARAH LOH. KOK BISA SANTRIWATI DIPERLAKUKAN KAYAK PENJAHAT...
Kalau menurut Surat Edaran Yayasan No 010/RTQ-HQ/SE/X/2026, puluhan polisi mendobrak pondok jam 03.20 pagi saat santriwati tidur belum pakai jilbab, ditodong laras panjang, disuruh tiarap. Bahkan ada balita 3 tahun ikut dibawa
Padahal status para santriwati itu cuma sebagai SAKSI kasus pembakaran warung
Nah kalau kita liat dari sisi hukum, ini yang jadi sorotan:
1. Anak saksi wajib didampingi.
Di UU Perlindungan Anak & UU SPPA Pasal 23 ayat 2 jelas: anak korban/anak saksi di setiap pemeriksaan wajib didampingi orang tua/wali dan dapat bantuan hukum. Gak boleh diperiksa sendirian.
2. Pemeriksaan anak harus nonformal.
Aturannya penyidik tidak pakai seragam, pakai bahasa yang mudah dipahami anak, suasana kekeluargaan. Bukan Brimob bersenjata lengkap dobrak pintu jam 3 pagi.
3. Korban/saksi perempuan wajib Polwan.
Penjelasan Pasal 37 KUHAP & Perkap No 6 Tahun 2019 Pasal 15 ayat 2: Penggeledahan badan wanita harus oleh Polwan. Pemeriksaan korban perempuan di bawah umur diutamakan Polwan. Termasuk di KUHAP baru Pasal 147, perempuan berhadapan dengan hukum berhak bebas dari intimidasi.
Jadi kalau seandainya klaim yayasan benar, kemungkinan ada dugaan pelanggaran SOP penggunaan kekuatan (harus proporsional), pelanggaran UU SPPA, dan pelanggaran aturan perlindungan perempuan...
Yang perlu kita ketahui, polisi memang wajib mengusut kasus pembakaran warung mie babi, tapi prosedur terhadap anak dan perempuan ada aturannya sendiri, ga boleh sembarangan kek gitu.
⚠️TRAGEDI PENGGEREBEKAN PONPES HAMALATUL QURAN SUKOHARJO
Sebuah insiden traumatis menimpa para santriwati di Pondok Pesantren Hamalatul Quran Sukoharjo pada Rabu (29/10/2026) dini hari.
🕒 Kronologi Kejadian (Versi Ponpes):
Pukul 03.20 WIB: Belasan polisi & Brimob bersenjata lengkap mendobrak pintu asrama saat santriwati tertidur karena tidak sempat membukakan pintu.
Tanpa Hijab & Ditodong: Santriwati yang kaget dan belum sempat mengenakan hijab/cadar ditarik keluar, ditodong laras panjang, hingga mengalami intimidasi fisik & verbal (wajah dicengkram & dibentak). Bahkan, balita 3 tahun ikut terbawa dan mengalami trauma, serta anak 5 tahun sempat terpisah.
Pukul 03.51 - 17.00 WIB: Santriwati digiring ke Polsek Mojolaban lalu dipindah ke Polres Sukoharjo untuk diinterogasi tanpa didampingi wali/kuasa hukum dan tanpa surat panggilan. Mereka juga sempat kelaparan karena baru diberi makan sore hari.
Penyitaan Barang (~Rp50 Juta): Polisi menyita peralatan ekstrakurikuler (busur panah & drone), HP santri/ustadzah, uang tunai, emas, dirham, hingga 3 unit motor tanpa surat penyitaan. Aktivitas ponpes lumpuh akibat garis polisi.
🛡️Klarifikasi & Versi Pihak Kepolisian:
Penggeledahan ini merupakan tindak lanjut penyidikan kasus pembakaran warung di Grogol, Sukoharjo.
Polisi mengamankan dan memeriksa 27 orang saksi (termasuk anak di bawah umur) dari dua lokasi di Karanganyar & Sukoharjo dengan melibatkan pendampingan P2TP2A/UPTD PPA.
Setelah pemeriksaan, seluruh santri dan pihak ponpes yang diperiksa telah dipulangkan karena tidak terbukti terlibat, meskipun pihak ponpes menyayangkan prosedur penggerebekan yang dinilai tidak humanis dan mendesak pengembalian barang-barang yang disita.
(Sumber: Yayasan Dakwah & Sosial Al-Mukmin / Rilis Resmi Pesantren)
supri 💨 retweeted
👻 Halloween Special Thread - 10 Classic Horror Detective Conan Episodes:
1. Episode 1: Roller Coaster Murder Case




































