Trisaa retweeted
Keputusan terbaikku adalah diam. Tidak ada yg perlu aku buktikan kepada siapa pun. Aku sudah lelah memaksa orang lain untuk melihatku sebagai orang baik, memperbaiki hal-hal yang sebenarnya bukan kesalahanku, atau berjuang supaya mereka mau menghargai diriku. Kadang yg paling menenangkan justru berhenti menjelaskan diri dan membiarkan semuanya berjalan apa adanya.
Tindakanmu adalah tanggung jawabmu sendiri. Aku tidak lagi ikut campur atau mencoba mengubah cara orang memandangku. Apa yang mereka pilih untuk dilakukan atau tidak dilakukan, itu sepenuhnya urusan mereka. Sementara aku, aku sudah cukup dengan diriku sendiri dan memilih untuk tetap tenang.
Trisaa retweeted
Keputusan terbaikku adalah diam. Tidak ada yg perlu aku buktikan kepada siapa pun. Aku sudah lelah memaksa orang lain untuk melihatku sebagai orang baik, memperbaiki hal-hal yang sebenarnya bukan kesalahanku, atau berjuang supaya mereka mau menghargai diriku. Kadang yg paling menenangkan justru berhenti menjelaskan diri dan membiarkan semuanya berjalan apa adanya.
Tindakanmu adalah tanggung jawabmu sendiri. Aku tidak lagi ikut campur atau mencoba mengubah cara orang memandangku. Apa yang mereka pilih untuk dilakukan atau tidak dilakukan, itu sepenuhnya urusan mereka. Sementara aku, aku sudah cukup dengan diriku sendiri dan memilih untuk tetap tenang.
Trisaa retweeted
Keputusan terbaikku adalah diam. Tidak ada yg perlu aku buktikan kepada siapa pun. Aku sudah lelah memaksa orang lain untuk melihatku sebagai orang baik, memperbaiki hal-hal yang sebenarnya bukan kesalahanku, atau berjuang supaya mereka mau menghargai diriku. Kadang yg paling menenangkan justru berhenti menjelaskan diri dan membiarkan semuanya berjalan apa adanya.
Tindakanmu adalah tanggung jawabmu sendiri. Aku tidak lagi ikut campur atau mencoba mengubah cara orang memandangku. Apa yang mereka pilih untuk dilakukan atau tidak dilakukan, itu sepenuhnya urusan mereka. Sementara aku, aku sudah cukup dengan diriku sendiri dan memilih untuk tetap tenang.
Trisaa retweeted
Keputusan terbaikku adalah diam. Tidak ada yg perlu aku buktikan kepada siapa pun. Aku sudah lelah memaksa orang lain untuk melihatku sebagai orang baik, memperbaiki hal-hal yang sebenarnya bukan kesalahanku, atau berjuang supaya mereka mau menghargai diriku. Kadang yg paling menenangkan justru berhenti menjelaskan diri dan membiarkan semuanya berjalan apa adanya.
Tindakanmu adalah tanggung jawabmu sendiri. Aku tidak lagi ikut campur atau mencoba mengubah cara orang memandangku. Apa yang mereka pilih untuk dilakukan atau tidak dilakukan, itu sepenuhnya urusan mereka. Sementara aku, aku sudah cukup dengan diriku sendiri dan memilih untuk tetap tenang.
Keputusan terbaikku adalah diam. Tidak ada yg perlu aku buktikan kepada siapa pun. Aku sudah lelah memaksa orang lain untuk melihatku sebagai orang baik, memperbaiki hal-hal yang sebenarnya bukan kesalahanku, atau berjuang supaya mereka mau menghargai diriku. Kadang yg paling menenangkan justru berhenti menjelaskan diri dan membiarkan semuanya berjalan apa adanya.
Tindakanmu adalah tanggung jawabmu sendiri. Aku tidak lagi ikut campur atau mencoba mengubah cara orang memandangku. Apa yang mereka pilih untuk dilakukan atau tidak dilakukan, itu sepenuhnya urusan mereka. Sementara aku, aku sudah cukup dengan diriku sendiri dan memilih untuk tetap tenang.
Trisaa retweeted
Keputusan terbaikku adalah diam. Tidak ada yg perlu aku buktikan kepada siapa pun. Aku sudah lelah memaksa orang lain untuk melihatku sebagai orang baik, memperbaiki hal-hal yang sebenarnya bukan kesalahanku, atau berjuang supaya mereka mau menghargai diriku. Kadang yg paling menenangkan justru berhenti menjelaskan diri dan membiarkan semuanya berjalan apa adanya.
Tindakanmu adalah tanggung jawabmu sendiri. Aku tidak lagi ikut campur atau mencoba mengubah cara orang memandangku. Apa yang mereka pilih untuk dilakukan atau tidak dilakukan, itu sepenuhnya urusan mereka. Sementara aku, aku sudah cukup dengan diriku sendiri dan memilih untuk tetap tenang.
Trisaa retweeted
Keputusan terbaikku adalah diam. Tidak ada yg perlu aku buktikan kepada siapa pun. Aku sudah lelah memaksa orang lain untuk melihatku sebagai orang baik, memperbaiki hal-hal yang sebenarnya bukan kesalahanku, atau berjuang supaya mereka mau menghargai diriku. Kadang yg paling menenangkan justru berhenti menjelaskan diri dan membiarkan semuanya berjalan apa adanya.
Tindakanmu adalah tanggung jawabmu sendiri. Aku tidak lagi ikut campur atau mencoba mengubah cara orang memandangku. Apa yang mereka pilih untuk dilakukan atau tidak dilakukan, itu sepenuhnya urusan mereka. Sementara aku, aku sudah cukup dengan diriku sendiri dan memilih untuk tetap tenang.


































