Orang hindu india menganggap sapi sebagai hewan suci, diasosiakan dengan divinity. Jadi, perbandingan persepsi muslim kepada babi, dengan hindu kepada sapi itu gak fair. Muslim gak punya masalah babi dibunuh.
Besides the point, tindakan ngebakar itu menurut lu salah gak?
Non-kuffar society yang sering jadi sorotan yaitu taliban Afghanistan punya mentalitas yang kurang lebih sama seperti yang dia deskripsikan. Gak mungkin kan kita nyebut perempuan afghan yang sekedar mau sekolah "kena racun feminis barat"😂
Sir Vonch retweeted
"Thank God, he's not one of those stupid Right-Wingers who supports Russia. He must be a liberal."
Dipikirnya definisi "rape" itu mandang status sosial kali.
Ya kan itu namanya perbudakan, konteksnya udah beda. Jangan malah lw bikin argumen presentisme, terus lw merasa menang habis di-block.😭
Manusia zaman dulu diperbudak kan memang dianggap properti dan ga punya konsen/hak. Kalo budak punya konsen, ya namanya bukan budak lagi dong... Bicara konsen/hak dalam konteks perbudakan itu ahistoris, blunder presentisme, dan gagal melihat konsep bagaimana perbudakan itu bekerja di masyarakat zaman klasik.
"Jadi Islam mendukung perbudakan dong?"
Justru malah satu dunia yang mengandalkan dan mengerjakan perbudakan, membentang dari Timur Jauh sampai Eropa, mau apapun agamanya dan budayanya. Jadi, Islam bergerak dengan konteksnya, bukan Islam yg menciptakan konteksnya.
"Memerkosa budak" juga gak masuk di logika orang masa itu, baik bagi peradaban Islam atau bukan, karena konsen sendiri itu tidak ada buat budak. Dilarang bersetubuh dengan budak (baik dengan konsen atau engga) itu ibarat di zaman sekarang lu bilang, "Aku punya gadget, tapi aku gak punya hak buat pakai gadgetnya buat kirim pesan, buat bikin video, atau ngerjain tugas".
Aneh ga? Aneh. Gadget kok punya konsen. Memang gadget itu tugasnya buat kerja, untuk urusan dan keperluan kita sehari-hari.
Sekarang coba lompat ke 200 tahun mendatang, misal di titik robot sudah punya kecerdasan hebat sampai punya hak politik dan bisa menuntut hak-hak sipil, terus orang-orang di masa itu mandang kita di zaman sekarang ini lagi memperbudak gadget. Kira-kira apa tanggapan lw?
Aneh kan.,. Buat kita di zaman modern, "memperbudak gadget" itu konsep aneh, sama kayak orang zaman dulu menganggap aneh konsep "memerkosa budak".
Islam itu tugasnya membatasi dan ngasih aturan, makanya ada ayat tentang anjuran memerdekakan budak. Jadi jangan merasa menang habis tanya "Islam tegas sama pemerkosa hanya sama orang merdeka doang, sama budak engga", ya karena satu dunia di masa itu setuju bahwa budak emang gak punya hak apa-apa. 😹
Pikiran lw bergerak dari konsep bahwa budak itu punya hak, makanya lw mikir Islam "membiarkan budak diperkosa". Sedangkan orang zaman dulu ngeliatnya justru elu yang aneh, budak kok punya hak/konsen? Kalo punya konsen/hak ya bukan budak lagi namanya.
Islam itu anti pemerkosaan benar. Pemerkosaan terhadap orang merdeka maksudnya.
Gw langsung diblock pas coba ngedebat nih akun btw.
Dari suatu kaum yang:
- ngikut dan muja muji nabi dari arab
- berdoa tiap hari pakai bahasa arab
- pakai nama kearab2an
- rela keluarin duit memperkaya monarki arab demi kelilingin batu tengah padang pasir arab
"Inferiority complex" my ass.
both konservatif dan progresif sama-sama terkena residu kolonialisme. yang satu seneng banget kalau fisiknya makin mendekati standar bule, dan yang satu lagi seneng banget kalau worldview dan cara mikirnya makin mendekati standar bule juga. yang satu menjadikan barat benchmark kecantikan, satunya lagi benchmark kemajuan.
beda bagian yang “diputihin”, tapi inferiority complexnya mah sama aja
























