
Crazy Poor Asian, Pekerja Teks Komersial, Baper Blogger, Position Trader, Retail Investor | EWE (Enterpriser, Writer, Engineer) | @Footballisme @FilmaniaIndo
Jember Utara
Joined April 2009
- Tweets156K
- Following781
- Followers2.1K
- Likes4.1K
Pinned Tweet
Ternyata, LINE (2000) lebih tua daripada Friendster (2002). Tapi yang paling sepuh teteup mIRC (1995)..
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
Kok jadi begini negara kita. Kok begini liar politik kita. Sepertinya untuk mendapatkan kekuasaan (political power) cara apapun dibenarkan. Tidak peduli baik atau buruk. Bermoral atau tidak bermoral. Saya khawatir kalau akhirnya rakyat merasa takut dan tidak tenteram hidup di negaranya sendiri.
Sebagai warga bangsa yang sangat mencintai negeri ini, seperti juga warga negara Indonesia yang lain, saya bermohon kepada Presiden Prabowo untuk menghidupkan kembali politik yang berkeadaban. Ini panggilan sejarah. Ini amanah rakyat. Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan tuntunan kepada Pak Prabowo untuk menjalankan misi mulia ini.
*SBY*
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
TEORI LIAR DARI NETIZEN
Efek penetapan tersangka Listyo Sigit karena penyadapan ke Prabowo sejak 2025:
1. Koalisi Hambalang dan Solo pasti pecah
2. Posisi Gibran sebagai Wapres RI makin tertekan setelah kasus ijazah
3. Jokowi ga akan tinggal diam Listyo dan Gibran ditekan
4. Listyo Sigit bisa dipaksa bongkar koneksi dengan Jokowi
5. Hasil sadapan Listyo Sigit pasti mengandung info rahasia Prabowo
6. Gibran bisa counter attack Prabowo lewat hasil sadapan
Here we go, Jokowi vs Prabowo..
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
Trump said that if the Democrats won the midterm elections, the U.S. economy would quickly collapse into a depression the likes of which we have not seen since the 1930s. Since the Democrats swept the midterms, Trump has the scapegoat he needs for the coming economic collapse.
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
info dari netizen
buat yang belum paham, ini kronologi singkat dari cerita geng solo vs geng istana yang lagi rame di bahas:
- Listyo Sigit dekat dengan Jokowi sejak lama. Hubungan mereka bermula saat Listyo jadi Kapolresta Surakarta pada 2011, ketika Jokowi masih wali kota Solo. Ia kemudian jadi ajudan Jokowi setelah Jokowi menjadi presiden. Dari situ muncul label "Geng Solo".
- Pada Oktober 2024, Ahrie Sonta, mantan sekpri Listyo, terpilih jadi salah satu ajudan Presiden Prabowo.
- Penyadapan diduga dilakukan sepanjang 2025 hingga 2026 tanpa surat permohonan penyidik maupun laporan polisi.
- Awal Oktober 2026, posisi Listyo bergeser. Ia diberhentikan dari jabatan Kapolri pada 1 Oktober 2026 lewat persetujuan DPR. Ia lalu menjabat Kepala KSP, menggantikan Dudung Abdurachman.
- Sistemnya bernama Lawful Interception Management System (LIMS), yaitu server penyadapan yang sah dipakai untuk penegakan hukum. Menurut Bareskrim, nomor telepon Presiden dan tokoh lain dimasukkan ke server LIMS tanpa prosedur yang sah.
- Secara aturan, operasi penyadapan dilaksanakan oleh Pusat Pemantauan (monitoring centre) Polri. Permintaannya harus datang dari penyelidik atau penyidik, disertai dokumen pendukung.
- Sejumlah pengamat membacanya sebagai "bersih-bersih Geng Solo", tapi peneliti lain menyebutnya reposisi, bukan pembersihan.
- Masih Oktober 2026, para tersangka diduga memerintahkan penghapusan jejak log untuk menghilangkan rekam jejak penyadapan.
- Sebelum ada pengumuman resmi, kabar penangkapan beredar masif di media sosial, tapi belum ada konfirmasi pihak berwenang.
- Penyidik juga menyita 11 ponsel dan 4 flashdisk dalam pengusutan kasus ini.
- Pada 3 November 2026, Bareskrim mengumumkan tiga tersangka: Listyo Sigit, Kadivkum Polri Irjen Ahrie Sonta, dan Irjen Eko Hadi Santoso.
- Kondisi sekarang, Ketiganya ditahan di Rutan Mabes Polri.
- Sasaran sadap tidak hanya presiden. Polri menyebut juga pejabat negara, tokoh politik, media, tokoh ormas, LSM, dan pengusaha.
- Penyadapan diduga tidak mengikuti Perkap No. 5/2010 dan tidak terkait penyelidikan perkara pidana. Ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara, dengan pasal berlapis.
- Warganet menyorot rekam jejak Listyo di lingkaran itu. Judul pemberitaan menyebut pengamat Pangi Syarwi menyebutnya operasi makar sambil menyinggung Geng Solo.
- Mendukung proses hukum. Judul pemberitaan menyebut PDIP mengapresiasi penetapan ini sebagai momentum mengembalikan marwah Polri. Yusril disebut meminta publik tidak ragu terhadap penyidikan Polri atas anggotanya sendiri.
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
The best returns have been apps that have moved up the value capture framework, not L1s. There is still no evidence that L1 tokens benefit in any way from underlying network usage. An L1 only benefits if they also own the stablecoin fees and DEX fees. An L1 by itself has little to no value. Take away the "Fat Protocol thesis", the "first mover advantage", and a bunch of desperate VC money deployed into the "next big L1" and this entire subsector of the crypto investment landscape would be 1/100th the size.
As we've always said, a token EVENTUALLY has to have buybacks to have any value, or at least a path to future buybacks. But that will never happen in meaningful size for an inflationary L1. This entire sub-sector of crypto is a smoke screen for investors. The value has always been, and will continue to be, in applications built on top of L1s.
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
币安刚刚发布了初步调查报告,梳理了他们是如何被朝鲜黑客,盗取了 60 多亿美金。
某位币安软件工程师,在求职网站上挂着简历,结果一位自称项目总监的人,主动联系他,说有个潜在岗位想聊聊。
对方安排了一位 HR 跟他视频面试,真人露脸。为了让他放下戒心,这位 HR 还把自己的社交账号发给了他,上面有他本人的生活照和视频,看着就像真实存在的人。
然后到了第二轮面试,对方换到一个常用的聊天软件上,跟一位自称是这家公司 CEO 的人聊,但其实公司是假的。
等面试快结束时,对方让他下载一份代码题,作为技术测试,结果这位币安员工,在工作电脑上下载运行了它。
这份代码,在安装环节偷偷自动执行,把电脑上一个正常的开发工具 pyenv,换成了带木马的版本,然后跟黑客的服务器连上,还会自己清理痕迹。
就连币安当时的杀毒软件,也没查出来。
从这台电脑开始,朝鲜黑客一步步渗透内部,摸进了交易所的钱包系统,一个多月后币安被盗了 60 多亿美金。
关键是现在领英上,还有一群币安在职员工的信息,这些估计都是朝鲜黑客的潜在欺诈对象。
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
Alurnya ceritanya begini
- 2014 - 2019 : Teddy menjadi asisten ajudan Jokowi
- 2019 : Teddy menjalani pendidikan militer di USA dan Prabowo diangkat sebagai Menteri Pertahanan
- 2020 : Teddy lulus dan kembali ke Indonesia
- 2020 - 2024 : Teddy ditugaskan menjadi ajudan Prabowo
- 2023 : Saat menghadiri acara doa bersama, pada 3 Desember 2023, Prabowo mengatakan Teddy diberikan Presiden Jokowi kepadanya karena niat baik
- 2024 : Teddy diangkat menjadi jadi Sekretaris Kabinet
- 2025 : Prabowo - Teddy mesra
- 2026 : Hubungan Prabowo - Teddy kandas
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
Mengenal 10 alat penyadapan intelejen paling canggih di dunia bisa mengintip isi smartphone tanpa disadari :
1. PEGASUS (NSO Group) – Spyware "Zero-Click"
• Cara Kerja: Menyusup lewat celah keamanan (zero-day) pada aplikasi seperti WhatsApp/iMessage tanpa interaksi korban.
• Target: Memotong enkripsi langsung di memori gawai untuk menyedot chat, lokasi GPS, serta mengaktifkan kamera/mikrofon secara diam-diam.
2. PREDATOR (Intellexa) – Spyware Taktis Komersial
• Cara Kerja: Memanfaatkan metode One-Click Exploits. Target dijebak masuk ke situs web palsu melalui manipulasi jaringan (network injection).
• Target: Merekam panggilan VoIP, mencuri kata sandi yang tersimpan di ponsel, dan menyalin data kredensial.
3. STINGRAY – Menara BTS Palsu Fisik
• Cara Kerja: Memancarkan sinyal elektromagnetik kuat yang meniru menara seluler legal, memaksa ponsel terdekat terhubung otomatis.
• Target: Menyedot kode unik kartu SIM (IMSI), melacak lokasi fisik target secara presisi, serta mencegat SMS/panggilan tidak terenkripsi.
4. SATELIT PENGINTAI SIGINT – Mata di Angkasa
• Cara Kerja: Menggunakan antena parabola raksasa di orbit bumi untuk menangkap bocoran gelombang elektromagnetik dari bumi.
• Target: Menyaring lalu lintas radio militer, komunikasi satelit internasional, dan memetakan koordinat pergerakan armada tempur.
5. TACTICAL INTERCEPTION – Koper Penyadap Portabel
• Cara Kerja: Perangkat keras modular sipil/militer yang memancarkan gelombang gangguan (jamming) untuk menurunkan paksa jaringan target (misal dari 4G ke 2G) agar enkripsinya mudah ditembus.
• Target: Penyadapan Wi-Fi publik, percakapan suara perimeter lokal, dan pelacakan radius dekat.
6. NETWORK SNIFFER TINGKAT TINGGI – Pengendus Data Global
• Cara Kerja: Ditanam langsung pada simpul jaringan utama (backbone internet) menggunakan metode Man-in-the-Middle (MITM).
• Target: Menduplikasi dan membaca setiap paket data digital yang mengalir melalui kabel serat optik secara real-time tanpa memicu latensi.
7. EXPLOIT FRAMEWORK – Penetrasi Sistem Otomatis
• Cara Kerja: Memindai arsitektur server target untuk menyuntikkan kode eksploitasi (payload) dan memasang pintu belakang digital (backdoor) permanen.
• Target: Mengambil alih hak kendali penuh peladen internal dan mengakses basis data rahasia organisasi.
8. IoT SCANNER – Eksploitasi Perangkat Pintar
• Cara Kerja: Memetakan miliaran alamat IP global untuk mencari perangkat terhubung internet yang masih menggunakan kata sandi bawaan pabrik.
• Target: Membajak siaran langsung kamera CCTV, menyadap sensor logistik, hingga menjadikan perangkat IoT sebagai jembatan meretas jaringan utama.
9. OSINT ANALYTICS – Kecerdasan Buatan Sumber Terbuka
• Cara Kerja: Robot perayap bertenaga AI menyisir data publik dari media sosial hingga dark web untuk menyadap "jejak digital" korban.
• Target: Menghubungkan titik data terpisah untuk memetakan hubungan sosial, riwayat pergerakan, dan profil psikologis target.
10. LAWFUL INTERCEPTION GATEWAY – Jalur Resmi Negara
• Cara Kerja: Pintu penyadapan legal yang ditanam langsung pada arsitektur penyedia internet (ISP) atas izin pengadilan.
• Target: Menyalin secara real-time rekaman suara panggilan telepon dan seluruh log lalu lintas data (CDR) nomor target ke pusat komando penegak hukum.
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
Haven't been adding net new capital to crypto (just recycled gains) the last year or two. Exception being $XMR.
What I like about it is the coin has history, one of few projects with true Cypherpunk ethos, a vibrant community, relatively detached from 'crypto' and still used in transactions. Feels a lot like the old days.
And to add, the quarterly chart is 🤌
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
Strategi bisnis ala Wings: ATM (Amati, Tiru, Murahin) atau me-too startegy.
Aqua - Aquviva
Indomie - Mie Sedaap
Rinso - So Klin / Daya
Pepsodent - Ciptadent
Teh Sosro - Teh Javana
Lifebuoy - Nuvo
Kapal Api - TOP Coffee
Pulpy Orange - Floridina
Clear - Zinc
Apa yg bisa dipelajari dari strategi Wings Group?
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
Tak ada kejahatan yang sempurna. Membayangkan berapa kejahatan yang dilakukannya selama menjadi Kapolri. Berapa air mata yang tertumpah. Berapa hati yang ia tusuk dengan belati kewenangan dan pengaruhnya. Maka, yang Terhormat Bapak Presiden @prabowo, jangan beri pengampunan. Ini pengkhianatan terhadap negara dan penghinaan pada kemanusiaan. Dia tusuk Presiden dari belakang saat kehormatan berupa jabatan Bapak berikan kepadanya. Dan kepada Bapak Kapolri @SuyudiArioSeto, terima kasih telah menunjukkan hukum tak mengenal senior dan bekas pimpinan. Tolong bersihkan Polri sesegera mungkin. Organisasi Polri sangat matang dan tangguh untuk mengidentifikasi siapa saja jaringan jahat bekas pimpinan Anda ini. Tak mengapa mulai dari Nol lagi. Hari ini saya mulai percaya lagi Polri bisa menjaga kami. @KemensetnegRI @setkabgoid
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
Nampaknya masih banyak yang belum paham makna A1 dalam klasifikasi intelijen, contohnya info di bawah ini.
Fyi,
A = Sumber informasi sepenuhnya dapat dipercaya (completely reliable)
1 = Informasi telah dikonfirmasi oleh sumber independen (confirmed by other sources)
Padahal menterinya sendiri bilang dugaan itu masih perlu diverifikasi dan belum ada bukti yang memastikan.
Kalau reliabilitas sumber dan kebenaran informasinya sama-sama belum bisa dinilai, klasifikasinya bisa jadi malah F6.
F = Reliabilitas sumber belum dapat dinilai (cannot be judged)
6 = Kebenaran informasi belum dapat dinilai (cannot be judged)
Demikian, semoga membantu.
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
Menurut Al Arabiya (yang tak lain adalah media kredibel di Timteng meski pro Saudi)
Iran sudah kasih pengumuman dan peringatan ke warganya
Untuk bersiap-siap dan mengantisipasi serangan nuklir.
"Saat ledakan, jangan tatap cahayanya; berlindung, tiarap, dan tutup kepala serta wajah."
"Masuk ke bangunan terdekat, jangan menonton atau berlindung di mobil, dan jauhi jendela."
"Mandi dengan sabun dan sampo tanpa conditioner"
"Konsumsi air dan makanan kemasan, bertahan minimal 24 jam"
"Ikuti pengumuman resmi untuk rute evakuasi"
التلفزيون الإيراني يبث تحذيرًا للمواطنين حال وقوع ضربة نووية: لا تنظروا إلى الضوء شديد الانفجار واستلقوا على الأرض وغطوا الرأس والوجه.
==========
🔴 لا تنظروا إلى الضوء شديد الانفجار، واحتموا خلف حاجز، واستلقوا على الأرض، وغطوا الرأس والوجه.
🔴 بعد مرور موجة الانفجار ادخلوا أقرب مبنى، لا تبقوا للمشاهدة أو التصوير، ولا تحتموا داخل السيارة، وابتعدوا عن النوافذ والجدران الخارجية.
🔴 اغتسلوا بماء فاتر وصابون، واستخدموا شامبو عاديًا بلا بلسم، وإن تعذّر الاستحمام فنظفوا الوجه واليدين والجلد المكشوف بالماء أو المناديل المبللة.
🔴 استخدموا مياهًا معبأة وطعامًا مغلفًا، واستعدوا للبقاء في الملجأ 24 ساعة على الأقل، وإن اندلعت نيران في المبنى أو خشي انهياره، انتقلوا إلى ملجأ أكثر أمانًا.
🔴 لا تفترضوا أن البيئة أصبحت آمنة بعد 24 ساعة، اتبعوا الإعلانات الرسمية وبيانات الطوارئ لمسار الخروج الآمن.
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
MEREKA YANG BERKELAHI KANDA BAHLIL YANG MEGAP-MEGAP🤣🥱
Peta politik Prabowo banyak kartunya wak
Yang sudah terpongkeng
• Suket palsu gibran
• LSP agen sadap
• penyingkiran loyalis jkw
• Buna ternyata agen JKW membantu LSP menyadap wowo
Yang akan terpongkeng kedepannya
• ijazah jkw palsu
• pemakzulan wapres ilegal
• lsp mundur
• Buna di singkirkan
• pembersihan 100% kabinet dari proksi solo
• bahlil, zulhas,maruara ketar ketir di rumah🤣
• pengusutan aktor utama dalang penyadapan oleh LSP akan mengarah ke JKW. Kek nya ini kartu terakhir yanh akan di mainkan Prabowo.
Jika itu dimainkan maka JKW bisa terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup. Paling nego²nya jadi tahanan rumah.
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
jadi gini guys, setelah menetapkan listyo sigit dan dua orang lain sebagai tersangka, bareskrim menyita 11 ponsel, 1 ipad, dan 4 flashdisk sebagai barang bukti, disampaikan kabareskrim komjen pol asep safrudin di mabes polri pada selasa 3 november 2026
sebelum menetapkan tersangka, polisi mengaku sudah memeriksa 10 saksi dan tiga saksi ahli
tuduhan kali ini ada tiga jenis, yaitu penyadapan ilegal, penghapusan data elektronik, dan akses ilegal, dan target sadapnya sama seperti sebelumnya, nomor telepon presiden, pejabat negara, tokoh politik, media, tokoh ormas, lsm, dan pengusaha
soal kronologi, asep bilang kejadiannya pada 2025 sampai 2026 saat listyo sigit masih menjabat kapolri, para tersangka diduga memerintahkan penyadapan tanpa mengikuti prosedur di peraturan kapolri nomor 5 tahun 2010
caranya menurut polisi, sejumlah nomor telepon dimasukkan ke server sistem penyadapan bernama lawful interception management system (lims) tanpa melalui verifikasi, lalu nomor-nomor itu disadap padahal tidak berkaitan dengan proses penegakan hukum seperti penyelidikan atau penyidikan yang diatur undang-undang
lalu sekitar oktober 2026, tersangka diduga memerintahkan penghapusan file hasil sadapan di komputer sistem lims itu, petugas yang mengetahui hal ini kemudian membuat laporan polisi pada 30 oktober 2026
ketiga tersangka dikenakan pasal 258 kuhp dengan ancaman 10 tahun, pasal 332 ayat (1) dan atau (2) kuhp dengan ancaman enam tahun, serta pasal 32 ayat (1) uu ite dengan ancaman delapan tahun
jadi bahasa gampangnya, polisi bilang nomor telepon banyak orang dimasukkan ke sistem sadap tanpa alasan hukum yang sah, hasil sadapannya diperintahkan dihapus sekitar oktober 2026, ada petugas yang melapor pada 30 oktober, lalu polisi menyita 11 ponsel, satu ipad dan empat flashdisk sebagai bukti
nah menurut kalian guys, kalau benar nomor telepon dimasukkan ke sistem sadap tanpa alasan hukum, pengawasan seperti apa yang paling dibutuhkan supaya tidak disalahgunakan?
Edwin Dianto Young ST, ML retweeted
PRESIDEN AJA DISADAP!! JANGAN BERHENTI MENGKRITISI POLRI!!
Kasus Besar yang Menyeret Pejabat Tinggi Polri (2010–2026):
● Komjen Pol Susno Duadji – Korupsi dana Pilkada dan PT SAL (2011).
● Irjen Pol Djoko Susilo – Korupsi simulator SIM (2012).
● Irjen Pol Napoleon Bonaparte – Suap penghapusan DPO Djoko Tjandra (2020).
● Brigjen Pol Prasetijo Utomo – Kasus surat jalan Djoko Tjandra (2020).
● Irjen Pol Ferdy Sambo – Pembunuhan Brigadir J dan rekayasa perkara (2022).
● AKP Hasdarmawan – Tragedi Kanjuruhan, penggunaan gas air mata (2022).
● Irjen Pol Teddy Minahasa – Peredaran barang bukti sabu (2022).
● Kombes Pol Donald Parlaungan Simanjuntak – Pemerasan penonton DWP (2024).
● Kasus Kasus Afif Maulana dan Gamma Rizkynata.
● Kasus Affan Kurniawan, tewas terlindas kendaraan taktis Brimob (2025).
● Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo - Tersangka penyadapan ilegal Presiden Prabowo (3 November 2026)




































