ella retweeted
Satu orang saudaraku dari babarsari setara dengan 10 anggota ormas tuek ngepilan
Replying to @gondezabis
Kali ini team timur Babarsari gabung aliansi 🟢🔵🔴, sudah muak katanya mereka difitnah mabuk terus sama gentho..
ella retweeted
“Ketika Anda angkat Salib maka lawan politikmu termasuk Saya Natalius Pigai seolah2 musuh Allah. Anda orang benar dan pemerintah orang berdosa. Ketika anda angkat Salib ( anda anggap diri sudah sekutu Allah). Sementara pemerintah termasuk belasan Menteri dan Wakil Menteri di Kabinet ini (termasuk Natalius Pigai) yang beragama Kristiani dianggap pendosa dan seolah2 kami ini bersekutu dengan setan. FATAL!.”.
Saat salib dibawa masuk ke panggung politik, saat itu juga salib berhenti sebagai simbol keselamatan dan berubah menjadi simbol kekuasaan serta unjuk kekuatan. Begitu salib berubah menjadi simbol kekuasaan, orang akan langsung teringat pada luka lama sejarah: Perang Salib.
Mengapa hal itu sangat berbahaya?
Salib telah kehilangan maknanya. Di hadapan salib, kita sesungguhnya harus menyampaikan credo:
“Aku anak yang berdosa, ampunilah aku.”
Namun, di panggung politik, salib bisa dipelintir menjadi:
“Kami benar. Anda, pemerintah, salah. Kami yang berkuasa.”
Hal ini jelas bertentangan dengan nilai-nilai salib yang mengajarkan kerendahan hati, pengampunan, kasih sayang, belas kasih, dan cinta kasih.
Salib juga bisa membuat lawan politik seolah-olah menjadi musuh Allah. Inilah yang paling fatal.
Dalam politik, lawan kita adalah sesama warga negara yang memiliki perbedaan pendapat dan pilihan politik. Itu merupakan hal yang wajar. Hari ini seseorang menjadi lawan, tetapi esok hari bisa menjadi kawan dalam koalisi.
Selengkapnya:
posnews.co.id/salib-merah-po…
ella retweeted
Saya akan menggali kuburan Shakespeare hanya untuk berteriak kepadanya bahwa user januuu adalah penyair yang lebih hebat.
#INDONESIASADAR
ella retweeted
tl ku cah2 suporter golek gento sedino ketemu, polisi nek kon golek klitih 1 ae ra temu-temu😭
ella retweeted
1 dari 34 yg ditahan tadi ternyata bkn massa aksi. Ia cuma mau tes bhs. Jepang dan baru sampai di Jogja. Nongkrong di Tugu langsung dikepruki ormas reaksioner, pingsan, tiba-tiba ada di ambulan polisi dan dibawa ke Polda.
Sumpah, koe kui nahan cah-cah meh 24 jam kui nggo ngopo? Golek-golek kesalahan sampek tim bantuan hukum ra iso masuk? Arep tok kapake cah-cah kui, wong kui ki gur rakyat sek memperjuangkan hak suara?
Dadi polisi kok ra logis, senengane mencoreng nama instasi dewe @PoldaJogja



































