Arief retweeted
Sedih nggak sih, 2018 lagi optimis-optimisnya lihat startup bermunculan. Kirain Indonesia bakal jadi negara yang makin maju, makin modern, makin canggih. Ternyata plot twistnya malah balik ke zaman purba, kopdes MBG.
Arief retweeted
HASYIM MINTA TUKANG CUKUR, TUKANG PIJAT, DLL HARUS KENA PAJAK BIAR DAPAT BIAYAIN PROGRAM MBG DAN KOPDES
jadi gini guys, hashim djojohadikusumo, ketua dewan penasihat kadin, bilang banyaknya transaksi "ekonomi abu-abu" bikin pajak yang masuk ke negara jadi lemah, dia ngomong gitu di rapimnas kadin di jakarta pada kamis 29 oktober
contoh yang dia kasih, tukang cukur dan tukang pijat tradisional yang dibayar tunai tanpa kuitansi, kata dia tukang cukur datang ke apartemennya dan dibayar tanpa kuitansi jadi ppn 11 persen tidak dipungut, istrinya juga pakai tukang pijat tanpa kuitansi dan tidak dipungut, dari situ dia menyimpulkan ada jutaan transaksi seperti itu
dia lalu menyebut pdb indonesia 2025 sebesar rp23.281 triliun, peringkat ke-17 dunia, dan merujuk perkiraan bank dunia bahwa ada kegiatan ekonomi setara 35 sampai 40 persen dari pdb yang tidak tercatat, katanya itu berarti kurang lebih rp10 ribu triliun tidak tercatat
menurut dia salah satu penyebabnya, aparat pajak masih agak lemah dalam memungut, sehingga penerimaan negara dari yang tercatat maupun tidak tercatat tidak maksimal, dan itu juga yang bikin pemerintah selalu dipersoalkan tidak bisa membiayai mbg, koperasi desa, dan program lainnya
tapi di tulisan yang sama ada data kemenkeu yang kelihatannya bagus, penerimaan pajak sampai 30 september 2026 tumbuh 24,1 persen dibanding tahun lalu, terkumpul rp1.607,6 triliun, atau 68,2 persen dari target apbn
ppn dan ppnbm tumbuh 38,6 persen jadi rp683,3 triliun, dan ppn dalam negeri melonjak 51,3 persen jadi rp369,5 triliun, yang sebagian besar didorong konsumsi di sektor perdagangan besar bbm
pph orang pribadi tumbuh 14,4 persen jadi rp19,2 triliun dan pph 21 karyawan tumbuh 19 persen jadi rp189,4 triliun, kemenkeu bilang ini didukung naiknya aktivitas ekonomi dan sistem coretax yang makin baik
jadi bahasa gampangnya, hashim bilang banyak transaksi kecil yang dibayar tunai tanpa catatan sehingga pajaknya lolos, dan negara rugi, padahal data resmi menunjukkan penerimaan pajak sedang naik
nah menurut kalian guys, kalau transaksi kecil kayak cukur rambut dan pijat dibayar tunai tanpa kuitansi, itu wajar dibiarkan atau seharusnya dicatat dan kena pajak?
Arief retweeted
getting lectured to BAYAR PAJAK by PENGEMPLANG PAJAK FINAL BOSS is crazy
This Post is from a suspended account. Learn more
Arief retweeted
semua lini dipalakin, kaga jadi apa-apa, yang balik buat warga bentuknya cuma represi, tai
Arief retweeted
Replying to @recehsjaa
sbg orang yg tumbuh di jogja, dan berkembang di jakarta, lalu sekarang di surabaya karena pekerjaan, valid 100% jatim ngga ketolong
orang-orang di sini berani mati buat tim bola, horeg, gus-gusan, silat TAPI kalo diajak kritis soal kebutuhan isi perut & pemerentah pasti tiarap!
Arief retweeted
Persediaan bahan bakar menipis lantaran pasokannya sulit dicari dan anggaran untuk membelinya pun tak ada.
Arief retweeted
>abangnya belanja ga pake ngotak, mubazir, cuma dipake bagi2 proyek dan jabatan ke kolega
>adiknya ngeluh penerimaan pajak rendah, banyak transaksi ga dipajaki, bawa2 tukang cukur, tukang pijet, pedagang kelontong.
Yajuj-Majuj👹
Arief retweeted
kepikiran dah seberapa tamak sebuah keluarga yang relatively sudah makmur, tapi pengen lebih makmur lagi sampai gak punya moral, gak punya malu, demi duit dan kekayaan yg gak dibawa mati. i have no sympathy to a mother like this. monster melahirkan monster
Arief retweeted
Jujur, seminggu ini kepikiran dan benar-benar menghantui hidup. Resiko paling kecil adalah harga minyak naik dan berimbas ke seluruh aspek. Apa yang sudah sulit, akan jadi makin sulit. Resiko terbesar adalah kita bisa ikut terseret konflik lewat proxy US di SEA.
Masalah dalam Negeri sudah banyak, ada pula ancaman dari luar.
Orang-orang di sekitar kita ga aware dengan ini. Mereka ga paham kurs dollar, ga paham Brent, ga paham Hormuz, ga paham Multiplier Effect, ga paham Politik/Geopolitik. Mereka taunya hanya kalau sudah berusaha pasti ada rezekinya. Mereka taunya Presiden Indonesia Mantan Komandan Jenderal Kopassus, jadi kalau ada Perang pasti aman-aman aja.
Banyak banget yg mau saya tulis sampai bingung mau mulai dari mana...
La haula wala quwwata illa billah
Indikasi kuat lainnya. Perang US vs Iran ronde kedua.
Udahlah, guys, pantau aja nanti hari Selasa-Jumat.
Semoga Allah selamatkan kita semua.
Aku ga bisa memprediksi seperti apa jalan perangnya. Yang jelas, ini bakal ngerusak ekonomi global, energi global.
Semoga rakyat Iran selamat dan semua negara muslimin dan dunia ketiga selamat.






































