dibalik kata "males pacaran" atau "males cinta-cinta an" itu bukan cuman sekedar kata aja, setiap naksir seseorang selalu ada pikiran yang terlintas "ini orang beneran mau deket sama gua?", "gua cuman pelampiasan disaat dia sepi bukan ya?"
dulu gua pikir kalau gua nunjukin peduli banget, orang bakal otomatis balas sama. ternyata realita bilang gak semua orang punya standart yang sama soal ketulusan.
dulu gua pikir kalau gua nunjukin peduli banget, orang bakal otomatis balas sama. ternyata realita bilang gak semua orang punya standart yang sama soal ketulusan.
dibalik kata "males pacaran" atau "males cinta-cinta an" itu bukan cuman sekedar kata aja, setiap naksir seseorang selalu ada pikiran yang terlintas "ini orang beneran mau deket sama gua?", "gua cuman pelampiasan disaat dia sepi bukan ya?"
dibalik kata "males pacaran" atau "males cinta-cinta an" itu bukan cuman sekedar kata aja, setiap naksir seseorang selalu ada pikiran yang terlintas "ini orang beneran mau deket sama gua?", "gua cuman pelampiasan disaat dia sepi bukan ya?"