Hans✨ retweeted
Prinsip hidup:
- bodo amat
- nggak peduli
- not my monkey, not my circus
- atur, shay.
- okay you do you. Have the day you deserve, not gonna argue with you
Hasil:
- hidup lebih tenang
- my energy is expensive and I get to share it with those who matter
- gak gampang annoyed dan marah
- rezeki lebih gampang datang.
Hans✨ retweeted
Now I understand why older people are calmer… after you’ve died enough times inside, you learn to breathe, let go, and simply be.
Hans✨ retweeted
Hidup “Selesai” di Umur 30
Sebuah perspektif dari orang yang menganggap umur 30 adalah sebuah deadline
Buat kamu yang akan, sedang, dan udah lewat umur 30 tahun
Part 1/9
Hans✨ retweeted
Ada juga satu cerita. Band nya bubar, hubungan asmara-nya hancur, karir stagnan, depresi. Memutuskan untuk kembali ke kota kelahiran, jauh masuk ke dalam hutan. Tinggal di dalam kabin milik bapaknya, menyendiri, makan dari hasil berburu. Lalu memutuskan untuk merekam, berekspresi, dan jadilah satu album yang luar biasa. Dicetak terbatas, tapi menyebar seperti api di musim kering. Memberi ombak besar arah lanskap musik “folk” , dan akhirnya memenangkan Grammy.
Bukan gw, tapi ada lulusan Harvard namanya Henry David Thoreau yang suatu kali memilih untuk menyendiri di pinggir hutan, bikin kabin kecil, dan tinggal disana selama 2 tahun 2 hari.
Inisiatif doi adalah untuk bisa ngerasain lepas dari berbagai macam "distraksi" dari kesibukan di kota, mencoba lebih dekat dengan alam, merasakan solitude, mengobservasi sendiri tentang hidup sederhana dan mengisi harinya dengan menulis dan berpikir.
Ide dan tulisan2nya selama eksperimen itu dia kumpulkan dan jadi salah satu buku klasik yang sampai sekarang menarik buat dibaca, judulnya "Walden".
Di buku itu dia bahas banyak hal, termasuk sisi ekonomi yang sebenernya diperlukan orang untuk bisa hidup cukup, tentang solitude, membaca, refleksi tentang hidup dan bermasyarakat.
Beberapa quote dari Walden:
"Simplicity, simplicity, simplicity! I say, let your affairs be as two or three, and not a hundred or a thousand."
"The mass of men lead lives of quiet desperation."
"I went to the woods because I wished to live deliberately, to front only the essential facts of life, and see if I could not learn what it had to teach, and not, when I came to die, discover that I had not lived."
Versi kindle dari bukunya available di Amazon, atau bisa baca di Perpusnas versi fisik biar lebih kerasa sensasinya.







































