Hari ini kami masih berkemah. Aku yang baru saja selesai mandi, mendapati Akaria tengah merebahkan diri di ranjang kecil itu sambil sibuk memainkan ponselnya.
Setelah meletakkan handuk di kursi, aku menghampirinya dan merengkuh tubuhnya dari atas.
Sebuah pukulan mendarat di lenganku, disusul tarikan pada rambut bagian belakang kepalaku.
Namun, aku tahu betul salah satu kunci untuk meredakan hal itu adalah dengan cara menghujani wajah Akaria dengan kecupan.
Aroma sejuk dari Akaria menusuk hidungku, setelah sekian lama aku hanya menghirup udara dingin dari alam dan bau asap dari api unggun.
Tanganku merengkuh pinggangnya, mengusap-usap punggung itu. "Cuma kesel sama kamar doang," ucapku tanpa menoleh.
Sepanjang waktu kuhabiskan dengan melamun untuk meredakan kekesalan, hanya bicara ketika menanggapi obrolan Akaria. Lama terdiam, aku menoleh. "Mama, Papa ke mana? Makan malamnya di mana?" @traenare
Belum lagi kebiasaannya menggeliat dan merengek di tengah malam, seolah menjadi alarm alami yang membangunkanku untuk mengubah posisi tidur agar tubuhku tidak pegal.
Namun, malam ini aku harus menerima kenyataan bahwa kami akan tidur terpisah
meskipun masih berada di ruangan yang sama.
"Masa nggak ada kasur yang lebih besar.. masa cuma ada Isinya single bed semua," gumamku sembari mengalihkan pandangan ke arah api unggun buatan yang baru saja dinyalakan.
@traenare
NIKOLAI VAUGHAN retweeted
ᅠ
Like the morning dew greeting the petals of a flower, your presence brings a sacred heartbeat to my chest. A serene, quiet face, a breath so softly drawn—you are the most beautiful verse ever written by God upon this world.
ᅠ
NIKOLAI VAUGHAN retweeted
Aparat: "Jangan bergerak! Jangan bergerak!" Mahasiswa: "Push! Push! More!" Pagar: ROBOH! 😂
Gubernur Kalbar hobi party, padahal asap kebakaran hutan sudah mencekik rakyatnya sampai semaput setengah mati.
Komdigi sibuk takedown video demonstrasi. Netizen? Upload ulang 1.000 x!
NIKOLAI VAUGHAN retweeted
HOWL
orang ngetweet: akun rp kok berisik banget bahas politik
Gue dengan kesadaran penuh: makin sering ngert semua berita ngeselin soal politik.
Peduli apa gw. Semua akun kalo bisa gue berisikin politik anjay.
NIKOLAI VAUGHAN retweeted
ᅠ
Haduh Ya Allah, kacida cape na. Tapi erek ngabelat ka New York heula sakedap, yeuh. Santai we, aya TJ Jakarta-New York bablas liwat Cipali ieu mah.
ᅠ
Kamu gimana? @traenare

























