Ucing 😾 retweeted
JAHAT banget kalau niatnya gitu 😤
Nessie Judge kuak kecurigaan kalau narasi demo pakai mahasiswa palsu emang sengaja digaungkan,
Nessie nulis, "Kemarin liat siapa ya yang bilang kalau emang mereka tuh sengaja ga brief mahasiswa2 palsu itu biar JELAS mereka bukan mahasiswa, jadi bisa digaungkan narasi *DEMO DI INDONESIA DILAKUKAN MAHASISWA PALSU* dan menutupi realita dari demonstrasi yang ASLI." 👀
Ucing 😾 retweeted
Video ini katanya banyak di-take down. Silakan download atau repost video ini, kita kalahkan takedown mereka.
Ucing 😾 retweeted
no caption needed, everything's already right there on the poster
#INDONESIASADAR
Mengingatkan temen2 untuk jangan pernah menganggap penculikan oleh aparat pada saat demo sebagai “resiko lapangan” ya.
Itu TINDAKAN KRIMINAL dan sama sekali tidak ada hak aparat untuk menculik demonstran. Secara hukum pidana, penahanan tanpa kewenangan sah adalah KEJAHATAN.
Ucing 😾 retweeted
customer bayar, customer dapat pelayanan, customer boleh kasi kritik dan saran via google review.
Rakyat bayar pajak, rakyat dapat pelayanan dari pejabat, rakyat boleh kasi kritik dan saran via medsos.
orng yg dibayar ttp harus bekerja baik meski ga dapat pujian.
Ucing 😾 retweeted
Logikanya, kalau suatu tindakan memang baik, yang protes pasti sedikit. Tapi kalau yang protes banyak dan terus-menerus, ya harusnya introspeksi, bukan malah nyalahin yang protes.
Ucing 😾 retweeted
eh tapi raffi ahmad nih bener-bener udah serem bgt dah, berasa liat orang yang udah ngejual jiwanya ke ibl1s saking seremnya..
Ucing 😾 retweeted
Gak mempermasalahkan kalau seseorang berbeda pandangan politik. Tapi mengaburkan pergerakan mahasiswa dengan orang bayaran sungguh keterlaluan. Unfollowing - remove follower 👍🏼
Ucing 😾 retweeted
bayangin jadi orang yang mati nya paling ditunggu banyak orang.
orang itu mati rakyat party
Prett
Saya paling tidak bisa berpura-pura, bung @ervan_on7. Saya percaya kita tak boleh membohongi diri sendiri. Jika bobrok, jangan bilang bagus.
Ucing 😾 retweeted
demi allah semoga era ini ditulis di buku sejarah sejujur-sejujurnya







































