taa (sambat version) retweeted
Inilah dia cewe cewe mantep kitaaaaaa.
UI punya Fatimah,
Trisakti punya Zahra.
Fatimah-Zahra yang super menyala 🔥🔥🔥🔥🔥
yang udah bener-bener selesai sama masa lalunya, yang bikin ngerasa aman tanpa harus worries atau takut bakal nyakitin hati perempuan lain. someone who’s sure, and makes me feel like i’m the only girl he wants.
taa (sambat version) retweeted
Gue laki-laki.
Tapi dari semua proses wedding yg gue lihat, yg paling sering kelelahan secara mental itu PEREMPUAN.
Bukan karena dia ribet, tapi karena hampir semua keputusan besar, diam-diam ditaruh di pundak mereka.
Ada yg sependapat?🙋♂️
pernah nggak sih kamu dekat sama seseorang sampai hampir setiap hari ngobrol, saling cerita, saling perhatian, bahkan kadang udah kayak pacaran? dia tahu kegiatan kamu, kamu juga tahu kesehariannya. terus lama-lama kamu mulai punya perasaan lebih, tapi pas kepikiran soal hubungan kalian, malah bingung sendiri karena nggak pernah benar-benar dibicarakan.
awalnya mungkin santai aja, ya. namanya juga masih pendekatan, jadi nggak harus buru-buru menentukan semuanya. tapi kalau udah berjalan cukup lama, apalagi kalau kalian makin dekat, pasti ada waktunya kamu mulai bertanya-tanya. sebenarnya dia punya tujuan yang sama nggak, sih? atau selama ini cuma kamu yang menganggap kedekatan kalian sebagai sesuatu yang lebih serius?
yang bikin capek tuh kadang bukan karena belum punya status, tapi karena kita jadi sibuk menebak-nebak. hari ini dia perhatian banget, kita jadi merasa spesial. besok dia tiba-tiba berubah, kita mulai mikir apa ada yang salah sama diri sendiri. padahal, kita bahkan belum tahu sebenarnya dia melihat hubungan ini sebagai apa.
dan ya, seseorang bisa aja nyaman sama kita, senang ngobrol sama kita, bahkan punya perasaan juga. tapi belum tentu dia siap menjalani hubungan yang jelas. makanya, jangan cuma melihat seberapa sering dia menghubungi kamu, tapi lihat juga apakah dia mau membicarakan apa yang sebenarnya kalian inginkan.
kalau memang kamu udah mulai punya perasaan dan ingin tahu arah hubungan kalian, nggak ada salahnya dibicarakan baik-baik. bukan berarti kamu maksa dia buat memilih kamu saat itu juga, kok. kamu cuma ingin tahu apakah kalian sedang berjalan ke arah yang sama.
karena jujur aja, kita juga punya perasaan yang perlu dijaga. jangan sampai terlalu lama bertahan dalam kedekatan yang nggak jelas cuma karena takut kehilangan seseorang yang sebenarnya belum pernah benar-benar memilih kita. kalau ternyata keinginan kalian berbeda, memang sedih. tapi setidaknya kamu tahu harus melangkah ke mana daripada terus menebak-nebak sendirian.
pernah nggak sih kamu tiba-tiba kangen sama seseorang padahal sebenarnya udah lama nggak ngobrol sama dia? terus mulai kepikiran masa-masa dulu, waktu masih sering cerita bareng tentang hal kecil, sering nanya lagi ngapain, atau sekadar ngobrol random sebelum tidur. hal-hal yang dulu kelihatannya biasa aja, tapi sekarang malah jadi sesuatu yang dikangenin.
terus kalau dipikir-pikir, yang sebenarnya kita kangenin itu orangnya atau kebiasaan waktu dia masih ada di hidup kita, sih? soalnya kadang kita kan udah terbiasa punya seseorang buat diajak cerita setiap hari. mau cerita hal lucu, hal menyebalkan, atau sekadar bilang kalau hari ini capek banget, rasanya selalu ada orang yang bisa dihubungi.
nah, pas semuanya tiba-tiba berhenti, ada bagian dari rutinitas kita yang ikut hilang. biasanya ada yang nanyain kabar, sekarang udah nggak ada. biasanya sebelum tidur masih ada teman ngobrol, sekarang malah bingung mau cerita ke siapa. akhirnya, pas lagi sepi, pikiran kita otomatis kembali ke orang yang dulu selalu ada.
dan sebenarnya, perasaan kayak gitu wajar banget, kok. apalagi kalau dulu kita memang dekat sama orang itu. bukan berarti kita nggak bisa move on atau harus balik lagi sama dia. kadang kita cuma lagi kangen sama sesuatu yang pernah jadi bagian dari keseharian kita.
cuma ya, jangan sampai karena kangen sama kebiasaannya, kita jadi lupa kenapa dulu semuanya berhenti. boleh kok kangen, boleh ingat hal-hal baiknya juga. tapi bukan berarti setiap kali kangen, kita harus kembali ke orang yang sama. kadang yang kita rindukan itu memang kenangannya, bukan berarti kita masih cocok buat menjalani semuanya sekali lagi.
girl to girl
mau dia perhatian, rajin chat, atau bikin kamu salting tiap hari, selama dia belum ngomong jelas soal niatnya ke kamu, anggap aja dia teman. jangan buru-buru mengartikan sikap manisnya sebagai tanda kalo dia serius sama kamu. 🤍
taa (sambat version) retweeted
gaada waktu buat deket sama yg dry texter, komunikasinya jelek, ga excited.
taa (sambat version) retweeted
MENURUT GUE, SESUATU YANG EMANG BUKAN BUAT LO BAKAL TERUS-TERUSAN BIKIN LO KECEWA, SAMPAI AKHIRNYA LO CAPEK SENDIRI DAN SADAR KALAU EMANG UDAH SAATNYA NGELEPASIN.
taa (sambat version) retweeted
sekarang sewajarnya aja, kemarin terlalu berlebihan dan sembuhnya itu susah. dicintai atau tidak, terserah udah gak peduli. bahkan jika itu palsu, terima kasih telah membuatku merasa dicintai.
date a man who actually wants to be a husband, not just have a girlfriend. karena cowok yang serius sama masa depan ga cuma mikirin how to make you fall in love with him, but also how to make you feel safe enough to build life with him. jadi jangan mau sama cowok bingung🫵😭
taa (sambat version) retweeted
Bisa nggak sih kita normalisasi ngaku kalau kita pengin nikah, tapi di saat yang sama takut salah pilih orang?
YA ALLAH, AKU MAUNYA SUAMI, BUKAN UJIAN HIDUP SEUMUR HIDUP. HAHAHAHA.
taa (sambat version) retweeted
whats your type?
yang ga ngebiarin aku sendiri, yang inisiatif tanpa di kode kode, yang selalu berusaha ngabarin aku disetiap kesibukannya, yang selalu sabar dengan moodky, yang ga nyepelein hal kecil, yang ga bohong demi aku ga sakit hati, yang cintanya lebih besar dari aku, pokoknya aku gaboleh dapet yang setengah-setengah apalagi yang cintanya di awal doang.
taa (sambat version) retweeted
Andaikan ratusan ribu orsng yg ikut demo ahok 2017 masih punya energi yang sama utk membenci rezim saat ini... Andaikan
Lucu aja banyak org" bisa tersinggung uacapan Ahok tapi gk tersinggung atas kinerja pemerintah skrmg. Mana kadang mulutnya wowo kek sampah klau ngomong..
Jadi, kira" apa yang membuat org" bisa demo semasif ini lgi?
taa (sambat version) retweeted
Bbrp tahun terakhir, gw berusaha melatih emotional intelligence dgn belajar mengendalikan reaksi sendiri. Gk semua perkataan hrs dibalas, gak semua situasi hrs dimenangkan dan gk semua emosi hrs diluapkan. Gk terpancing dan gak asal bicara saat emosi, baik di rl maupun di sosmed.



































