bong retweeted
🚨 PEMBUNGKAMAN
temen2, tolong bantu up kasus bang andi, seorang pedagang singkong dari pekalongan yg ditangkap ketika hendak mengikuti demonstrasi di jakarta, pada 28 oktober. utk skrg bang andi masih ditahan di mabes polri. masih dilakukan upaya pendampingan advokasi dari LBH
Innalillahi wa innailahi roziun ‼
Pinjem jari-jari kaka buat share dan speak-up tentang kondisi Aceh hari ini.
Malam ini sejumlah masysrakat mengungsi. Semoga tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Lokasi : Desa Palok, Kec. Blangkejeren Kab. Gayo Lues, video : 30-10-2026.
Jangan lupakan Aceh, jangan lupakan karhutla kalimantan, jangan lupakan papua dan jangan pernah tinggalkan indonesia.
bong retweeted
bisa milih antara pembalut, reusable pad, atau menstrual cup itu privilege. jd stop bilang, "knp ga pake pembalut kain aja? kalo diitung lebih murah blablabla" karena ternyata ga semua perempuan punya akses air bersih, ga semua perempuan bisa beli menscup/reusable pad.
bong retweeted
Disabilitas itu butuh didukung lewat infrastruktur & destigmafikasi. Ada 'disabilitas' yang didukung abis sampe ga kerasa jadi 'disabilitas' loh, contohnya rabun mata.
bong retweeted
temen2 yang lagi kesulitan pembalut, ongkos buat interview, atau buat makan. bisa dm aku ya! ini gratiss, aku bakal bantu yg bener2 membutuhkan
bong retweeted
memajaki produk menstruasi tuh bener² ga masuk akal, like being a woman is already expensive enough, and we literally have no choice but to deal with it every month. kasian banget sama perempuan² di luar sana yg harus mikirin biaya buat kebutuhan yang bahkan bukan pilihan mereka
bong retweeted
sejak dulu rahim perempuan selalu diatur society, harus punya anak sebelum UMUR segini lah, harus punya anak JUMLAH segini lah, kalo mens dan nifas GABOLEH ini itu..
sekarang pembalut, satu dari sekian kebutuhan RAHIM PEREMPUAN juga dikenai pajak dan makin memberatkan perempuan




























