
lakon fiksi berwajah marsha lenathea —nay, 2010. naresva avilia yevara. #svalumna52.
Joined May 2015
- Tweets19.1K
- Following440
- Followers444
- Likes480
nay. retweeted
Dalam waktu dekat, kami akan mengadakan sosialisasi terkait sistem sekolah, perkenalan staff saat ini, sistem battle, dan beberapa hal lain yang hendak kami sampaikan kepada para civitas akademi! (๑˃ᴗ˂)ﻭ
wah bunda 100 periode nih?! celamat.!🥰❤ @ofccans.
Replying to @glorymoroi
Dengan senang hati, saya mengumumkan bahwa Chantika Jevosca akan kembali menjabat sebagai Sekretaris Crew Moroi. Kami sangat menghargai dedikasinya yang telah terbukti, dan kami yakin Chantika akan terus memberikan kontribusi yang signifikan. Selamat kembali menjalankan tugas!
bunda you did well.!🥰❤ @ofccans.
Replying to @glorymoroi
Last but not least, saya dan Sir Julian, memberikan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas ketelitian dan dedikasi Chantika dalam menjalankan tugas sebagai Sekretaris Crew Moroi yang ke-57. Kami harap pengalaman ini menjadi kenangan yang berharga bagimu!
nay. retweeted
Good evening, Pups! Bagaimana kabarnya hari ini? Yuk, kita berkumpul sebentar di Common Room~
nay. retweeted
ㅤㅤㅤ
“Aku ingin tahu seberapa jauh kalian bersedia berjuang. Di sini, hanya yang terkuat yang bisa bertahan,” jawab Mira, suaranya penuh tantangan. Secara ajaib, ruangan mulai menggelap dan muncul beberapa tulisan.
[OOC : Silakan membaca aturan ini dalam 5 menit.]
ㅤㅤㅤ
nay. retweeted
ㅤㅤㅤ
Mira menyeringai, tetapi ada kegelapan di matanya. “Jika kamu bisa membuktikan bahwa kamu layak, mungkin aku akan mengizinkanmu pergi. Tapi ingat, permainan ini tidak memberi ampun.”
ㅤㅤㅤ
nay. retweeted
ㅤㅤㅤ
“Kalian telah masuk ke dalam wilayahku. Kesalahan terbesar yang bisa kalian buat adalah mengganggu orang yang salah.”
ㅤㅤㅤ
nay. retweeted
Replying to @glorymoroi
ㅤㅤㅤ
“Siapa kalian?” suara Mira Kano menggema, menggetarkan suasana. “Apa yang kalian cari di sini?”
“Ini bukan tempat untuk pemain baru seperti kalian,” timpal sang puan, langkahnya mendekat dengan ketegasan.
ㅤㅤㅤ
nay. retweeted
Di depan matanya, sosok seorang wanita paruh baya berdiri di tengah ruangan dengan tatapan tajam, dikelilingi oleh benda-benda yang tampak aneh dan menakutkan.
Para peserta merasakan dorongan nalurinya untuk mundur, tetapi sudah terlambat.
nay. retweeted
Suara-suara samar dan langkah kaki yang berat mengingatkan mereka bahwa mereka tidak sendirian, hingga perasaan waspada pun hadir.
Saat memasuki ruangan yang lebih besar, salah satu dari mereka tiba-tiba berhenti.
nay. retweeted
Batty dan yang lainnya melangkah melalui lorong gelap, merasakan ketegangan yang terus meningkat. Dalam pencariannya untuk menemukan tempat aman, mereka tidak menyadari bahwa telah melangkah ke area yang sangat berbahaya.


















