
Strategic, Research-Based Documentary & Audio Visual Production | contact us: [email protected]
Jakarta Capital Region
Joined January 2015
- Tweets9.4K
- Following1K
- Followers86.8K
- Likes2.4K
Pinned Tweet
Film Pesta Babi kini resmi tayang online di YouTube melalui kolaborasi Redaksi JubiTV, Watchdoc Documentary, Greenpeace Indonesia, Bentala Rakyat, Indonesia Baru, dan LBH Papua Merauke.
Nonton film aslinya di sini:
youtu.be/MpdrWgDRVf8
Simak "Banyak Alasan" di YouTube Watchdoc Documentary youtu.be/GhjLhBArDw0
Dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran, triliunan rupiah digelontorkan dan program unggulan terus dijalankan. Namun, kebakaran hutan berulang, konflik agraria mengancam ruang hidup warga, puluhan ribu orang menjadi korban keracunan MBG, hingga kebebasan sipil menghadapi ancaman. Jika pembangunan terus digenjot atas nama rakyat, mengapa rakyat justru harus menanggung berbagai persoalannya?
Di Banyak Alasan kali ini, ada empat alasan mengapa dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran perlu dikritisi. Penegakan hukum dalam kasus karhutla, pembangunan yang mengorbankan ruang hidup warga, pertanggungjawaban program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta menyempitnya kebebasan sipil dan akuntabilitas aparat. Setelah dua tahun, apa yang sebenarnya sedang dibangun, kesejahteraan rakyat atau kekuasaan yang semakin sulit dikoreksi?
#Watchdoc
Dokumenter "Aksi Warga: 2 Tahun Prabowo-Gibran" sudah tayang di YouTube Watchdoc Image youtu.be/0Y9TGFvpLgU
Dalam sidang kabinet paripurna, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia relatif dalam keadaan baik, menegaskan capaian pemerintah, sekaligus menanggapi kritik soal kabinet gemuk.
Namun, bagaimana dengan berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat, mulai dari bencana yang belum tertangani tuntas, persoalan kebebasan sipil, hingga polemik anggaran program pemerintah?
Menanggapi hal tersebut, Fathimah Azzahra dari BEM UI menilai pemerintah seharusnya tidak bersikap denial terhadap kritik dan realitas yang terjadi di lapangan. Sebab, jika pemerintah terus menyangkal persoalan yang ada, bagaimana perubahan bisa terjadi?
#Watchdoc
Simbol tiga jari bukan sekadar gestur tangan. Simbol dari novel dan film The Hunger Games ini pernah digunakan untuk melawan kudeta militer di Thailand, diangkat dalam gelombang protes massal pada 2020, dan menjadi simbol perlawanan terhadap kudeta Myanmar pada 2021.
Di Thailand, penggunaannya bahkan pernah berujung penangkapan.
Pada 20 Oktober 2026, simbol tiga jari kembali diangkat dalam demonstrasi di Tugu Tani, Jakarta Pusat, bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran.
Koordinator Sosial dan Politik BEM UI, Hafidz Hernanda, menyebutnya sebagai lambang kemarahan, kekecewaan, dan perlawanan masyarakat terhadap pemimpin yang dinilai gagal.
Dokumenter "Aksi Warga: 2 Tahun Prabowo-Gibran" sudah tayang di YouTube Watchdoc Image youtu.be/0Y9TGFvpLgU
#Watchdoc
Koordinator Sosial dan Politik BEM UI, Hafidz Hernanda, menyebutnya sebagai lambang kemarahan, kekecewaan, dan perlawanan masyarakat terhadap pemimpin yang dinilai gagal.
Dokumenter "Aksi Warga: 2 Tahun Prabowo-Gibran" sudah tayang di YouTube Watchdoc Image youtu.be/0Y9TGFvpLgU
#Watchdoc
Dokumenter "Aksi Warga: 2 Tahun Prabowo-Gibran" sudah tayang di YouTube Watchdoc Image youtu.be/0Y9TGFvpLgU
Dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran bukan sekadar perhitungan waktu kekuasaan, melainkan momentum untuk bertanya. Apa yang dirasakan warga terkait isu ekonomi, politik, dan ekologi? Apa yang diperjuangkan mahasiswa dari isu warga? Dan bagaimana ingatan tentang tuntutan publik terus dipelihara?
#Watchdoc
Dalam aksi "Negara AFK, Warga Saling Jaga" pada Rabu, 21 Oktober 2026 di depan gedung ASEAN, Afina salah satu peserta aksi menyampaikan aspirasinya bahwa influencer ataupun tidak, jangan malu untuk menyuarakan persoalan yang terjadi di Indonesia. Influencer memiliki privilege audience yang banyak, jadi jangan takut bersuara.
#Watchdoc
Pukul 17.00 WIB, massa aksi kemudian membentangkan dua spanduk di halte CSW–ASEAN, Jakarta. Spanduk-spanduk tersebut bertuliskan "APBN Harus Pajaki Perusak, Jangan Jadikan Beban Rakyat" dan "Kita Belum Merdeka dari Asap Karhutla". Tak lama setelah dua spanduk itu dibentangkan, aparat kemudian meminta untuk mencopotnya.
#Watchdoc
Melissa, salah satu peserta aksi, mendatangi Gedung ASEAN yang berjarak lima menit dari tempat kerjanya untuk mendonasikan masker bagi korban kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
#Watchdoc
Sejumlah warga melakukan aksi di depan Gedung ASEAN di Jakarta, terkait respon penanganan pemerintah terhadap karhutla yang tengah terjadi hingga kini. Dalam aksinya, warga juga mengumpulkan donasi berupa masker yang nantinya akan dikirim ke kampung-kampung, wilayah-wilayah adat yang dikepung asap akibat karhutla.
#Watchdoc
Massa mengangkat tiga jari nya pada aksi 2 tahun Prabowo-Gibran. Menurut orator aksi, simbol "Tiga Jari" ini merupakan bentuk perlawanan terhadap rezim Prabowo-Gibran.
#Watchdoc
Sekitar pukul 18.20 WIB, massa membentangkan spanduk besar berisi tuntutan rakyat di Tugu Tani, Jakarta, pada aksi 2 tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Salah satu tuntutannya tentang penanganan karhutla untuk ditetapkan sebagai bencana nasional.
#Watchdoc
Sedang tayang di YouTube Watchdoc Image "Wajah Pertanian di Kota Metropolitan" youtu.be/wUR2jDDXguw
Pembangunan di Rorotan, Jakarta Utara, telah mengambil lahan-lahan pertanian untuk makam Covid-19, fasilitas pengolahan sampah RDF, dan rumah susun. Kini, rencana pembangunan depo MRT diperkirakan kembali menggunakan sekitar 40 hektare lahan pertanian. Bagi petani, persoalannya bukan hanya kehilangan sawah, tetapi juga kehilangan tempat untuk bekerja. Anshori sudah mengalaminya sejak 2014. Setelah lahan garapannya digunakan untuk pembangunan waduk, ia beralih menjadi pemulung untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Di tengah ancaman alih fungsi lahan, petani Marunda–Rorotan mengusulkan agar sawah yang tersisa ditetapkan sebagai lahan abadi. Salah satu usulannya adalah pemerintah membeli sawah milik perusahaan dan perorangan agar lahan tersebut tetap menjadi lahan pertanian, sementara petani tetap bisa bekerja dan memperoleh penghasilan. Menurut Kementerian ATR/BPN, Indonesia kehilangan 554 ribu hektare sawah akibat alih fungsi lahan sepanjang 2019–2024. Bagaimana nasib pertanian dan para petani ketika pembangunan terus bergerak, termasuk di Jakarta?
#Watchdoc #Sawah #Jakarta
Simak ulasannya pada episode spesial kolaborasi Diskas Podcast dan Rest (AT) Ruang Temu Warga.
youtu.be/8ZIDG-keYog
Peristiwa Agustus 2025 masih menyisakan beragam persoalan.
Mulai dari kriminalisasi orang muda, tuntutan atas perbaikan kebijakan yang belum terlaksana, hingga keadilan bagi korban yang cenderung jauh dari harapan.
Lalu bagaimana warga bisa memaknai ulang apa yang terjadi tragedi ini?
Kabut asap akibat karhutla masih terus terjadi di Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, hingga Papua.
Di tengah krisis ini, publik dihadapkan pada pengusutan dugaan korupsi Dana Siap Pakai (DSP) di tubuh BNPB.
Sementara itu, relawan di garis depan terus berjuang memadamkan api dan mendesak bantuan nyata serta keseriusan dari pemerintah.
#Karhutla #Watchdoc
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan yang pertama kali. Tahun 2015, karhutla juga terjadi. Dampak yang ditimbulkan sangat besar. Sebanyak 2,61 juta ha hutan dan lahan terbakar. Lebih dari 60 juta jiwa terpapar asap. Lebih dari 600 ribu jiwa menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Sebanyak 24 orang meninggal dunia.
Namun, penegakan hukum terhadap perusahaan yang diduga terlibat dalam pembakaran hutan dan lahan dinilai tumpul.
Apakah karhutla tahun 2015 ini akan menjadi pembelajaran? Atau justru terulang dengan dampak yang lebih parah?
#Karhutla #Watchdoc
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sejak 18 Agustus-13 Oktober 2026 sebanyak 283.270 orang di tujuh provinsi terpapar penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebanyak 219.559 orang berusia di atas 5 tahun, sedangkan 63.711 diderita oleh bayi dibawah 5 tahun.
Sampai kapan masalah ini bisa diselesaikan? Sampai kapan karhutla tidak terus berulang? Apa yang ditunggu pemerintah?
#Karhutla #watchdoc
"ASIMETRIS" di Youtube Watchdoc Image youtu.be/2OhaxAalJdk
Masyarakat Dayak di Kalimantan berladang menggunakan pengetahuan adat yang diajarkan oleh leluhur.
Namun pada 1995, Proyek Lahan Gambut (PLG) 1 Juta Hektar mengeringkan lahan gambut Kalimantan untuk sawah program swasembada pangan hingga memicu kebakaran hutan skala besar pada 1997.
Saat karhutla berulang, masyarakat adat kerap dikriminalisasi dan dituduh sebagai pemicu kebakaran. Salah satunya kasus 6 peladang adat di Sintang ditangkap pada 2019 yang kemudian diputus bebas pada 2020.
#Karhutla #Watchdoc
Sudah tiga hari kondisi Palangka Raya, Kalimantan Tengah, diselimuti asap sangat pekat, bahkan langit pun menjadi merah. Hampir empat bulan lamanya, Kalimantan Tengah dilanda darurat asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sampai kapan masalah ini bisa diselesaikan? Sampai kapan karhutla tidak terus berulang? Apa yang ditunggu pemerintah?
#Karhutla #watchdoc







