
IDX stocks and related news (#NFA). Follow for #RangkumReport dan/atau #RangkumKeterbukaanInformasi daily. Love making timelapse videos.
DM for collabs!
Joined April 2026
- Tweets4.7K
- Following2.1K
- Followers10.6K
- Likes5.9K
ANJAY KELIATAN DI CHART 🤣
BIG UPDATE: OWNERSHIP KINI JAUH LEBIH LENGKAP! 🚀
1. Perubahan kepemilikan bisa dilihat di BM Chart
2. Cumulative Ownership: total kepemilikan pemegang ≥1% muncul di bawah chart
3. Overview bulanan (ownership bertambah, berkurang, new, exit)
4. Price vs total ≥1% Concentration
5. History kepemilikan setiap pemegang saham ≥1%
Early access untuk member Powerful, gas cek di chart dan halaman ownership website Bandar Metrics! 😍😍
Torch retweeted
Menarik karena ada penjelasan soal mekanisme yang secara konsep kurang lebih mirip sama margin call juga.
Poin-poin dari surat tanggapan $BMRI ke BEI (26 Oktober 2026):
1⃣ Plafon kredit ke PT Jhonlin Baratama adalah sebesar Rp40 triliun, saat ini sudah terpakai Rp17 triliun.
2⃣ Tujuannya adalah pengembangan usaha, meliputi capex serta kebutuhan pembiayaan perusahaan dan Jhonlin Group di industri batu bara dan penunjangnya.
3⃣ Kemampuan bayar hanya dihitung dari cash flow usaha batu bara existing. Sumber pembayaran: operasional dan dividen anak usaha, juga hanya dari batu bara.
4⃣ Agunan mencakup fixed asset dan non fixed asset, termasuk saham $JARR dan $PGUN serta rekening Perusahaan.
5⃣ Total agunan lebih besar dari fasilitas. Collateral Coverage Ratio (CCR, perbandingan nilai agunan dengan jumlah kredit) disebut 150%, dihitung dengan harga terendah intraday JARR dan PGUN dalam 1 bulan terakhir.
6⃣ Saham diposisikan sebagai second way out. Jika coverage tidak terpenuhi, ada mekanisme top-up agunan atau penurunan outstanding.
7⃣ Belum tercantum di surat: jumlah saham yang diagunkan, harga saat akad, nilai saham yang diakui, rincian agunan non saham, dan jawaban soal keterkaitan dengan BYAN.
8⃣ BMRI menyatakan tidak ada informasi material lainnya yang belum diungkapkan.
#RangkumKeterbukaanInformasi
Poin-poin dari surat tanggapan $BMRI ke BEI (26 Oktober 2026):
1⃣ Plafon kredit ke PT Jhonlin Baratama adalah sebesar Rp40 triliun, saat ini sudah terpakai Rp17 triliun.
2⃣ Tujuannya adalah pengembangan usaha, meliputi capex serta kebutuhan pembiayaan perusahaan dan Jhonlin Group di industri batu bara dan penunjangnya.
3⃣ Kemampuan bayar hanya dihitung dari cash flow usaha batu bara existing. Sumber pembayaran: operasional dan dividen anak usaha, juga hanya dari batu bara.
4⃣ Agunan mencakup fixed asset dan non fixed asset, termasuk saham $JARR dan $PGUN serta rekening Perusahaan.
5⃣ Total agunan lebih besar dari fasilitas. Collateral Coverage Ratio (CCR, perbandingan nilai agunan dengan jumlah kredit) disebut 150%, dihitung dengan harga terendah intraday JARR dan PGUN dalam 1 bulan terakhir.
6⃣ Saham diposisikan sebagai second way out. Jika coverage tidak terpenuhi, ada mekanisme top-up agunan atau penurunan outstanding.
7⃣ Belum tercantum di surat: jumlah saham yang diagunkan, harga saat akad, nilai saham yang diakui, rincian agunan non saham, dan jawaban soal keterkaitan dengan BYAN.
8⃣ BMRI menyatakan tidak ada informasi material lainnya yang belum diungkapkan.
#RangkumKeterbukaanInformasi
Torch retweeted
New Feature: Favorites di sidebar BandarMetrics!
Pin hingga 5 halaman yang paling sering kamu buka, langsung di bagian atas sidebar. Kamu jadi bisa pindah antar halaman dengan lebih cepat tanpa perlu scroll menu.
$LAPD akan transformasi bisnis: dari distribusi FMCG ke jasa pertambangan dengan mengakuisisi PT Bersaudara Sinergi Sejahtera (BSS) yang dimiliki pengendali.
PT BSS adalah kontraktor tambang full-service di Kalimantar Timur dan Klimantan Selatan.
Sumber: Materi Public Expose Tahunan LAPD (26 Oktober 2026)
#RangkumKeterbukaanInformasi
$LAPD MAU RIGHTS ISSUE Rp100 MILIAR, PENGENDALI MAU INBRENGKAN SAHAM PERUSAHAAN BATU BARA
PT Leyand International Tbk (LAPD) rencana terbitkan sebanyak-banyaknya 2 miliar saham baru Seri B (Setara 50,42% dari saham beredar sekarang) lewat PMHMETD II (rights issue). Nilai nominal Rp25/saham, harga pelaksanaan indikatif Rp50/saham, jadi potensi dana masuk sampai Rp100 miliar.
Pengendali LAPD, PT JSI Sinergi Mas (JSI, pemilik 51% saham), akan exercise haknya. Tapi bukan pakai uang tunai.
JSI mau "bayar" pakai saham PT Bersaudara Sinergi Sejahtera (BSS), perusahaan jasa tambang batubara, senilai Rp44,397 miliar (99,99% saham BSS). Skema ini disebut inbreng: setoran modal bukan berupa uang.
Dari sisi jumlah saham baru: JSI dapat porsi 1.019.999.964 lembar (lewat inbreng), publik dapat porsi 980.000.036 lembar.
#RangkumKeterbukaanInformasi
Torch retweeted
MSCI tinggal pegang 9 saham Indonesia, sementara FTSE masih pegang 35.
Rasio bobot Indonesia di FTSE Emerging sekarang 1.53x bobotnya di MSCI EM, 0.66% vs 0.43%.
Selama 10 tahun terakhir rasionya selalu di 1.0–1.2x.
Bobot FTSE untuk Indonesia selalu sedikit di atas MSCI, terutama karena Korea Selatan masuk Developed Market di FTSE. Di MSCI EM, Korea makan porsi 21.4%. Di FTSE, porsi itu dibagi ke negara Emerging lain.
Lompatan ke 1.53x terjadi dalam 7 bulan.
MSCI mengeluarkan separuh saham Indonesia, dari 18 jadi 9.
FTSE membekukan penambahan saham sejak 9 Februari 2026, dan baru mengeluarkan saham yang gagal syarat di review September.
Status Secondary Emerging dari FTSE ngejaga Indo tetap di keranjang Emerging FTSE, tapi besar porsinya baru ketauan setelah FTSE memutuskan terkait rebalancing sebelum review Desember 2026.
Torch retweeted
*RANGKUMAN POIN PENTING PRESS CONFERENCE OJK & BEI (Senin, 26 Okt 2026)* 📊🇮🇩
Berikut ringkasan kebijakan terbaru OJK & Bursa Efek Indonesia merespons dinamika pasar & sentimen indeks global:
Torch retweeted
Ohhh STRK ada itu ternyata ya
Besok sell on news apa lanjut naik? 🤔
$STRK BAKAL PUNYA PENGENDALI BARU? 🍺
PT Beruntung Berkat Sejahtera sedang bernegosiasi untuk mengambil alih 6.633.434.000 lembar saham STRK milik PT Barito Mas Sukses (BMS), setara 61,87% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Pada 21 Oktober 2026, kedua pihak sudah menandatangani Indikasi Syarat dan Ketentuan Jual Beli. Sifatnya bersyarat, bergantung pada terpenuhinya syarat tangguh, termasuk due diligence. Dokumen menegaskan penandatanganan ini belum dianggap sebagai perubahan pengendalian, sampai penyelesaian sesuai Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham Bersyarat yang akan ditandatangani.
Calon pembeli bergerak di aktivitas konsultasi manajemen dan bisnis lainnya (KBLI 70209) dan belum memiliki saham STRK, baik langsung maupun tidak langsung. Tujuannya disebut sebagai bagian dari pengembangan usaha. Harga dan nilai transaksi belum diungkap di dokumen.
#RangkumKeterbukaanInformasi
$STRK BAKAL PUNYA PENGENDALI BARU? 🍺
PT Beruntung Berkat Sejahtera sedang bernegosiasi untuk mengambil alih 6.633.434.000 lembar saham STRK milik PT Barito Mas Sukses (BMS), setara 61,87% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Pada 21 Oktober 2026, kedua pihak sudah menandatangani Indikasi Syarat dan Ketentuan Jual Beli. Sifatnya bersyarat, bergantung pada terpenuhinya syarat tangguh, termasuk due diligence. Dokumen menegaskan penandatanganan ini belum dianggap sebagai perubahan pengendalian, sampai penyelesaian sesuai Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham Bersyarat yang akan ditandatangani.
Calon pembeli bergerak di aktivitas konsultasi manajemen dan bisnis lainnya (KBLI 70209) dan belum memiliki saham STRK, baik langsung maupun tidak langsung. Tujuannya disebut sebagai bagian dari pengembangan usaha. Harga dan nilai transaksi belum diungkap di dokumen.
#RangkumKeterbukaanInformasi
Torch retweeted
$IHSG secara spesifik:
6.880,86 (resisten hingga akhir 2026)
4.587,66 (area liquidity sweep)
2.293,62 (puncak kepanikan massal)
917,45 (area stand alone market dimulai)
OJK DENDA TOTAL RP2,1 TRILIUN DI TIGA KASUS SAHAM: DSSA, BREN, CUAN
Sanksi ditetapkan 16 Oktober 2026, suratnya diserahkan langsung 21 Oktober 2026 dan dihadiri Dir Ditpideksus Bareskrim POLRI.
DSSA: OJK menemukan manipulasi pasar yang terencana dan terstruktur oleh nasabah melalui beberapa anggota bursa.
PT SMT didenda Rp1,5 triliun.
Sdr. R (Dir PT SS) dibekukan izin Wakil Penjamin Emisi Efek 1 tahun.
BREN: AH Ltd didenda Rp500 miliar.
CUAN: TC Pte Ltd didenda Rp100 miliar.
Keduanya karena mengaburkan identitas pemesan saham. Pihak terkait pengendali memperoleh jatah sangat besar, sehingga saham terkonsentrasi dan yang beredar di pasar jadi terbatas.
Sanksi juga mengalir ke bawah:
DSSA: 9 anggota bursa didenda, 8 sales diberi peringatan tertulis.
CUAN: 2 anggota bursa didenda, Direktur PT HPS dibekukan izinnya 3 bulan.
#RangkumKeterbukaanInformasi
$MDLA GANDENG PERUSAHAAN HONG KONG UNTUK BIKIN PABRIK DIALISER DI INDONESIA
Pada 21 Oktober 2026, Medela Potentia menandatangani Joint Venture Agreement dengan WEGO Healthcare (HK) Limited untuk mendirikan PT Arion Healthcare International.
Bidang usahanya: manufaktur dan penjualan dialiser (dialyzer), serta produk dan layanan lain yang berhubungan dengan hemodialisis.
Rencana modal dasar awal Rp180.000.000.000.
Kepemilikan: MDLA 49%, WEGO 51%.
#RangkumKeterbukaanInformasi


























