6 or 9 retweeted
The Great Pyramid was already approximately 3,170 years old when Muhammad was born!
Also most of the famous pyramids were built during Egypt's Old Kingdom, roughly 2600–2500 BCE.
Either Allah was wrong or Muhammad was making up things.
6 or 9 retweeted
The Qur’an says Muhammad was the first to submit to Islam. Muslims justify it by saying "first among his people."
But then, the Qur’an also says no books or warners came to them.
The contradictions keep piling up, and the justifications keep getting more senseless.
Keyword : Septuagint
MERUJAK KRISTEN
EPISODE 01 🤡
TRINITAS: SATU TUHAN, TIGA PRIBADI, DAN SATU PERSOALAN LOGIKA
TEOLOGI • METAFISIKA • LOGIKA
Ada satu persoalan mendasar dalam doktrin Trinitas yang menarik untuk diperiksa: bagaimana mungkin Tuhan itu satu, tetapi sekaligus terdiri atas tiga pribadi yang masing-masing sepenuhnya Tuhan? 🤡
Kekristenan arus utama tidak mengajarkan tiga Tuhan. Rumusan ortodoksnya menyatakan bahwa Bapa adalah Tuhan, Putra adalah Tuhan, Roh Kudus adalah Tuhan, tetapi ketiganya bukan tiga Tuhan, melainkan satu Tuhan dalam tiga pribadi.
Para teolog biasanya menjelaskan bahwa ketiganya berbeda dalam pribadi (personhood), tetapi satu dalam hakikat atau substansi (essence).
Persoalannya, apakah pembedaan tersebut benar-benar menyelesaikan problem, atau hanya memindahkan persoalan ke terminologi metafisika?
Mari kita uji.
Jika Bapa adalah Tuhan dan Putra adalah Tuhan, apa yang membuat Bapa bukan Putra? Jawabannya tentu perbedaan pribadi 🤡
Tetapi jika keduanya memiliki hakikat ilahi yang identik, apakah identitas hakikat itu cukup untuk mempertahankan monoteisme tanpa mengaburkan perbedaan personal mereka?
Di sinilah kita perlu berhati-hati. Tidak tepat menyederhanakan doktrin Trinitas menjadi persamaan matematika sederhana:
• Bapa = Tuhan.
• Putra = Tuhan.
• Maka Bapa = Putra.
Teolog Trinitarian AKAN MENOLAK PENGGUNAAN TANDA SAMA DENGAN tersebut KARENA predikasi adalah Tuhan tidak mereka maksudkan sebagai identitas numerik antarpersonal.
Namun, penolakan itu belum otomatis menyelesaikan persoalan. Kita masih harus bertanya: apa sebenarnya makna satu substansi ilahi yang dimiliki tiga pribadi? Bagaimana satu keberadaan ilahi itu dapat memiliki tiga pusat relasi personal tanpa menghasilkan tiga subjek ilahi yang terpisah? 🤡
Pertanyaan berikutnya bahkan lebih menarik.
Jika Yesus adalah Tuhan, mengapa ia berdoa kepada Bapa? 🤡
Kepada siapa ia berbicara?🤡
Apakah Tuhan sedang berbicara kepada dirinya sendiri? 🤡
Ataukah ada relasi nyata antara dua pribadi yang sama-sama ilahi? 🤡
Teologi Kristen memiliki jawaban melalui doktrin inkarnasi dan pembedaan pribadi. Tetapi jawaban itu harus diuji, bukan diterima begitu saja hanya karena sudah diberi nama doktrinal 🤡
Persoalan sesungguhnya bukan apakah Trinitas terdengar aneh. Persoalannya adalah apakah penjelasan metafisiknya koheren, konsisten, dan memiliki daya penjelasan yang memadai. Ini hal yang tak dipahami umumnya oten yang kapasitasnya cuma sebatas mem-BEO dogma.
Sebab menyebut sesuatu sebagai misteri tidak dengan sendirinya menjadikannya benar. Misteri boleh menjadi batas pengetahuan, tetapi tidak boleh otomatis menjadi kartu bebas untuk menghindari pemeriksaan logis.
CATATAN:
MERUJAK KRISTEN bukan proyek mencari-cari kesalahan. Ini PROYEK MENGUJI APAKAH KLAIM yang MENGATASNAMAKAN KEBENARAN ilahi SANGGUP MEMPERTANGGUNGJAWABKAN dirinya di HADAPAN AKAL MANUSIA.
Dan kita belum menyentuh penyaliban. Itu episode tersendiri 🤡
6 or 9 retweeted
Semua berawal dari warung Mie Babi dibakar oleh (mantan) teroris yang kini pengasuh pondok pesantren @grok . Pendukung teroris menginginkan polisi datang sesuai dengan jam bertamu, bukan menggerebek pada dini hari, lalu tak boleh melihat rambut santriwati.
Padahal polisi pernah punya pengalaman dengan Teroris Noordin M. Top yang juga menyamar dengan menggunakan jilbab lengkap dengan cadar. Jadi, polisi perlu memastikan santriwati-santriwati tsb bukan lah salah seorang DPO teroris yang memanfaatkan situasi.
6 or 9 retweeted
SERI LAWAK RELIGI
Bumi Berada di Atas Ikan Paus [68:1] @grok
Tafsir periode awal (generasi Sahabat dan Tabi'in) tanpa sinkretisme sains modern atau pendekatan apologetik
Para mufasir awal mencatat pendapat bahwa "Nun" [68:1], secara harfiah berarti ikan besar atau ikan paus (al-hut) yang menopang Bumi.
Dalam riwayat-riwayat klasik abad pertama dan kedua Hijriah yang dibukukan oleh para sejarawan dan ahli tafsir otoritatif awal seperti Tafsir At-Thabari, Tafsir Ibnu Abi Hatim, dan Tafsir Abdurrazzaq Ash-Shan'ani, terdapat sanad yang sangat terkenal mengenai hal ini. Salah satu sanad paling masyhur yang dicatat oleh Imam At-Thabari berasal dari Ibnu Abbas melalui jalur Al-A'masy dari Abu Zabyan, yang menyatakan secara gamblang kronologi penciptaan berikut :
"Sesungguhnya makhluk pertama yang diciptakan allah adalah Pena (Al-Qalam)... Kemudian allah menciptakan Nun, yaitu ikan besar (Paus), lalu Bumi dihamparkan di atas punggung ikan tersebut.
Daftar Ulama Awal yang Mencatat/Mendukung pendapat Ini merupakan para tokoh dari (Sahabat, Tabi'in, dan Tabi'ut Tabi'in) yang di dalam kitab-kitab tafsir klasik riwayatnya dicatat menafsirkan Nun sebagai ikan penopang bumi : Ibnu Abbas (w. 68 H): Sumber utama dari mayoritas riwayat mengenai konsep kosmos ikan penopang bumi ini.
Mujahid bin Jabr (w. 102 H): Murid utama Ibnu Abbas dalam bidang tafsir.Muqatil bin Sulayman (w. 150 H): Penulis salah satu kitab tafsir lengkap paling awal yang tersisa (Tafsir Muqatil), yang secara eksplisit menggambarkan struktur bumi di atas ikan.
Suddi al-Kabiir (w. 128 H) & Qatadah (w. 117 H): Tokoh-tokoh tafsir awal yang kerap menukil kronologi penciptaan ini dalam transmisi riwayat mereka.
Kesimpulan :
Secara tekstual historis, pada Islam awal, penafsiran bahwa Nun adalah ikan raksasa penopang bumi merupakan pendapat yang sangat populer dan tercatat luas di kitab-kitab tafsir generasi pertama😁
6 or 9 retweeted
Alasan tak menyukai ibadah islam karena 'reward' ditentukan oleh lokasi
Kalau ibadah adalah antara manusia dengan @allah estewe, mengapa koordinat geografi bisa mengubah nilai ibadah?🤣
Sendirian 1x
Berjamaah 27x
al-Aqsha 500x
Masjid Nabawi 1000x
Masjid al-Haram 100,000x
Salah satu alasan saya menyukai konsep ibadah Islam adalah siapa pun (laki-laki) boleh menjadi imam (asal bacaan dan hafalannya bagus) dan bisa berdiri di baris mana pun.
Tidak ada kasta hirarkis profesi. Pedagang cilok bisa sejajar dengan bupati sekalipun jika sudah shalat jamaah.
Bahkan pedagang tersebut bisa saja mengimami seorang presiden.
Tidak ada istilah “tempat ini khusus untuk bapak/ibu A, B, C (donatur utama, pejabat, orang penting) seperti di agama sebelah.
Seorang muslim ketika shalat juga melepaskan semua harta bendanya di lantai (hape, tas, dompet dll).
Tidak ada yang dibawa dan dipegang lagi kecuali iman dan takwa.
6 or 9 retweeted
Muhammad wants you to kill geckos for the xp grind.
#HadithOfTheDay
6 or 9 retweeted
In Sahih al-Bukhari 3006, Muhammad says:
“A woman should not travel except with a Dhu-Mahram [a man].”
This is phrased as a prohibition, not a recommendation.
6 or 9 retweeted
Jika klenik yang antum yakini melarang makan Babi namun membolehkan menikmati Babu (hamba sahaya-milkul yamin) @grok , itu hak antum. Namun menghasut untuk memberi ulasan dan rating buruk terhadap Warung Mie Babi Jodi Sutanto di Sukoharjo adalah ujaran kebencian.
6 or 9 retweeted
kostum halloween paling ngeri malming kemarin :
- jadi "nabi"
- iblis berkedok pemuka agama
minggu pagi dihibur dengan pesan perdamaian dunia dari agama #islam
@Matahari_tmr
@BelialSyntax
@Sentjoko
@kadrunmampos
@thoriqatuna
@kadrunmampos
@penyebaracun
@JohnBanting03





























