Pesan whatsapp yang diedarkan perihal penanganan bencana dari influencer ke pejabat itu sekilas mungkin terlihat wah, cepat. Tapi gimmic semacam itu juga menelanjangi satu hal lain: betapa buruknya komunikasi sesama pejabat, komunikasi antar lembaga pemerintah. Mereka baru tergerak lebih cepat saat ada influencer, saat peluang viral lebih besar.
Boy Candra retweeted
⚠️🔥ALERTA…ALERTA…ALERTA🔥⚠️
🆘TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS DIBAKAR 🆘
🖖🏻TOLOONG • Gajah Sumatra, Harimau Sumatra, Badak Sumatra, Tapir, dan Beruang. MEREKA HIDUP DI HUTAN tersebut..😭☹️
📌Kebakaran hutan way kambas sudah sampai restorasi. Semoga cepat selesai kasus Karhutla di Indonesia.📌
Boy Candra retweeted
Guys Papua pegunungan terbakar 😭😭😭
Akses menuju lokasi kebakaran sulit…
Pemadam menggunakan alat seadanya 😭😭💔💔
Sedih bgt ya allah
Membacalah hingga kamu paham bahwa ucapan kekecewaan yang disampaikan dengan bahasa kasar pun dalam konteks kritik kinerja, kebijakan, & lembaga pemerintah yang buruk bukan bentuk ujaran kebencian.
Inilah kenapa postingan karhutla tiba-tiba dibungkam Komdigi gila-gilaan beberapa hari terakhir dengan intensitas mengejutkan di TikTok, Threads, dll: pemerintah itu sadar dan panik bahwa potensi demo raksasa daerah itu *besar banget*
Kalimantan, Sumatra, Papua beneran marah
Tidurlah, besok mungkin masih akan sama tapi setidaknya kau butuh tenaga yang cukup untuk menghadapinya.
Boy Candra retweeted
The humanitarian crisis in Gaza is deepening once again, amid bakery closures, shortages of essential goods in markets, and the continued blocking of humanitarian aid from entering the Strip.
Kebakaran hutan itu tidak sama dengan musim salju. Ia tidak punya jadwal datang yang pasti datang. Ia seharusnya bisa dimitigasi, ada pakarnya, di sini pemerintah punya peran sebagai pembuat kebijakan dan tata kelola. Jangan dinormalisasi seperti musim salju. Kalau sepanjang puluhan tahun terus terjadi dan makin parah, itu artinya, memang ada yang tidak beres dalam badan negara. Penyakitnya tidak pernah benar-benar diobati, dokternya tidak benar benar dipercaya. Krisis jangan dinormalisasi.
Boy Candra retweeted
Boy Candra, kuharap kau segera melanjutkan Dongeng Kucing ini karena sudah ada sedikit bocoran bahwa kisah Bobin dan Kiti Pengkor akan berlanjut. Kuharap buku itu juga penuh dengan ilustrasi.
#dongengkucing #boycandra #grasindo – at Indonesia
Melihat video orang-orang berkumpul yang menyebut diri sebagai ‘aliansi rakyat dayak’, berdemo membela pejabat atas kabut asap, dengan kondisi memakai masker dan memutar lagu oke gas oke gas. Mereka berada di tengah asap dan terus berteriak membela pejabat. Benar-benar jadi pertanyaan: mengapa mereka ada di titik itu ya?
Boy Candra retweeted
bukan satu pembakaran itu aja. sebelumnya, di tanggal 18 oktober juga ada rumah aktivis bandung dibakar pake bom molotov...
gila kan? secara gak langsung semua orang yang mengkritik emang dibungkam dgn segala cara, hingga membahayakan keluarga di rumah.
Kalau ada orang ngeluh buku mahal di Indonesia, kenyataannya, dibanding pendapatan rata-rata orang Indonesia, buku memang masih tergolong mahal.
Kalau dibahas kerja penulis hingga toko buku, ya panjang, memang berlapis dan memakan biaya tapi itu tidak menghilangkan bukunya emang mahal.
Terima kasih buat yang masih menyisihkan uangnya buat beli buku.
Boy Candra retweeted
abc news, media australia mewawancarai salah satu kepala sekolah di palangka raya, nathaniel.
nathaniel menjelaskan udah empat bulan karhutla berlangsung, dan dua bulan terakhir sangat berat, karena yang mereka lihat hanya langit warna kuning/abu-abu.
dia juga mengatakan bahwa warga saat ini hanya bisa survive demi kehidupan sehari-hari. banyak warga yang berasal dari ekonomi rendah, jadi gak punya protection untuk melewati kebakaran.
nathaniel merekomendasikan kelompok rentan seperti anak-anak dan orang tua bisa dievakuasi, atau pemerintah membuatkan safe house.
kejadian karhutla ini sangat panjang, dan merupakan pengalaman yang mahal (udah banyak korban). dia berharap pemerintah bisa belajar & gak mengulangi kesalahan seperti ini lagi.
mana ini pejabat pemerintah? pernah gak kalian bertanya atau mendengarkan apa yang mereka alami? hidup udah diselimuti asap, tapi masih harus trs survive karena pemerintah gak becus.


































