Baru seminggu masuk gramedia, kabarnya novel ‘Jagal Harimau’ sudah banyak dibawa pulang pembaca.
Terima kasih ya.
‘Kamu nggak nerbitin buku patah hati lagi?’
‘Masih. Dua novel ini adalah novel patah hati. Mungkin memang sekarang makna patah hati bagiku jadi lebih luas saja’.
Sekuat apa seekor harimau menghadapi manusia yang terjebak dalam kemiskinan?
Bagaimana seorang anak harus berhadapan dengan warisan darah keluarga mereka?
Bagaimana kehidupan di hutan liar, yang seringkali diincar oleh manusia-manusia serakah.
Novel Jagal Harimau, sudah edar Minggu ini di semua gramedia seindonesia.
Di Sulawesi kabut asap, sampai Padang masih ketemu kabut asap. Emang bajingan kalian para pembakar hutan.
Mulai hari ini Jagal Harimau sudah bisa ditemukan di Gramedia. Selamat bertemu dengan kisah keluarga Datuk Manggalo, selamat berkenalan dengan Asang Kudi & Kumbang.
Ratusan eksemplar novel ‘Jagal Harimau’ sudah tiba di tangan pembaca pertama. Mereka telah berpetualang ke dalam hutan bersama Asang & Kumbang.
Mulai tanggal 14 Oktober 2026, kamu sudah bisa menemukan harimau di gramedia. Bawa pulang novel Jagal Harimau ke rumahmu.
‘Bang, aku suka baca tapi malas baca bukumu yang cecintaan remaja itu.’
‘Kalau begitu, kubikinkan ini:’











