sara retweeted
hai guys, kayaknya kalian semua harus nonton video ini karena dampaknya sangat besar dikemudian hari dan bisa ngebalikin kita seperti di orde baru
jadi lewat di fyp ku, ada org yg ngebahas “mega project” prabowo yg lebih seram daripada MBG, kopdes dll. namanya resetralisasi.
aku rangkumin ya, jadi resentralisasi itu adalah pemusatan kekuasaan di 1 pihak. kalian tau gak kenapa dulu sentralisasi kekuasaan ini ditentang keras oleh gerakan mahasiswa 1998?
karena pemusatan kekuasaan di 1 pihak (jakarta) ini menjadi pemicu korupsi besar besaran, kolusi, nepotisme, ketimpangan ekonomi antardaerah dll. kalian harus tau kalo Soeharto pada saat itu merenggut hak2 daerah dan mematikan fungsi kontrol masyarakat.
contohnya daerah yang kaya akan sumber daya alamnya kayak Aceh, Riau, Papua, dan Kalimantan dieksploitasi besar-besaran. minyak, gas, emas, dan hasil hutan dikuras habis. tapi hasilnya? dinikmati oleh pusat
dan ini yang diam diam lagi presiden kita hidupkan kembali. pada akhirnya indonesia bakal tetap balik ke pola lama, yaitu jakarta-sentris dan politik hanya sekedar alat balas budi elit diatas sana. pusat nikmatin hasilnya, sedangkan daerah diluar jakarta di keruk habis habisan.
this need to be blow up more, biar pada banyak yg sadar
vt : vt.tiktok.com/ZSpehCaXT/
sara retweeted
🚨 ALL EYES ON PAPUA‼️
Gubernur Papua Barat Daya :
"Kami tinggal di Papua ini, tinggal tapi hutan sudah habis"
"Orang jakarta semua yang Punya hutan ini"
"Jendral Punya Hutan, Konglomerat Punya Hutan"
"ORANG PAPUA TIDAK PUNYA"
"KITA HANYA NUMPANG SAJA"
Dalam forum PAPEDA Summit 2026 di Kota Sorong.
Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu kembali menyoroti persoalan penguasaan sumber daya alam dan hak masyarakat adat di Tanah Papua.
#ALLEYESONPAPUA
#SAVEHUTANPAPUA
sara retweeted
Indonesia’s current situation:
- Aksi demo 2 thn pemerintahan Prabowo-Gibran
- Kebakaran hutan dan lahan (Kalimantan, Sumatera, Papua)
- Banjir bandang Aceh
- 3.560 orang meninggal dunia akibat kebakaran hutan
- Media asing memberitakan semua hal buruk yg terjadi di Indonesia
- Hashim Djojohadikusumo ingin menaikkan pajak dan membebankan pajak kpd rakyat
- Issue pemakzulan Gibran
- Gibran diminta segera mundur dari posisi Wapres
- 4 Jendral ditangkap dan dijadikan tersangka karena melakukan penyadapan kpd Presiden
- Harga IHSG turun
- Antrian panjang pertalite
- Gimmick murahan Raffi Ahmad
TRYING TO STAY SANE THROUGH ALL THE PLOT TWISTS IN THIS COUNTRY 🤯
sara retweeted
Salah satu yang paling tai dari ini semua adalah:
Peristiwa ini akan dijadikan dasar untuk mendelegitimasi people power yang sudah dan masih terjadi. Akan dibilang bahwa salah satu temuannya adalah gerakan rakyat, mahasiswa, dll itu digerakkan elit yang tertangkap ini.
sara retweeted
Udah ga usah terlalu di anu anuin banget, lu pikir mereka saling sikut buat kepentingan rakyat? Kaga.
Fokus lagi, fokus!
sara retweeted
"Pemuka agama mayoritas mana berani?"
Sementara Yai Hasan Abdullah Sahal recall recall langsung di depan Prabowo langsung
Mau berani beranian?? Keren kerenan?? Gitu doang dipikiran kalian??
Picik sekali pemikiran kalian
Sampah!!!
sara retweeted
itupun khusus org kaya raya alias cuma yg punya harta yg totalnya kurang lebih setara dengan 85gr emas + udh mengendap 1 tahun.
lah ini org menengah sampe org miskin juga kena pajak. bener bener serakah final boss
sara retweeted
pajak sebanyak ini tapi fasilitas kesehatan kaya kontol, fasilitas transportasi umum kaya kontol, fasilitas pendidikan kaya kontol, semua kontol
Guyss kalian tau nggak kalau pajak kita sebanyak ini:
PPh, PPh 21, PPh 22, PPh 23, PPh 24, PPh 25, PPh 26, PPh 29, PPh Final, PPh UMKM, PPh Badan, PPh Orang Pribadi, PPN, PPnBM, Bea Meterai, PBB-P2, PBB-P3, PBB-P5L, Pajak Karbon, PKB, BBNKB, PAB, PBBKB, PAP, PAT, Pajak Rokok, Pajak Reklame, PBJT
Makanan dan/atau Minuman, PBJT Tenaga Listrik, PBJT Jasa Perhotelan, PBJT Jasa Parkir, PBJT Jasa Kesenian dan Hiburan, BPHTB, Pajak MBLB, Pajak Sarang Burung Walet, Opsen PKB, Opsen BBNKB, Opsen, Pajak MBLB.
sara retweeted
Publik itu pernah "ditipu" Polisi ketika seorang Kapolrestabes beserta jajarannya memberikan keterangan pers, menampilkan berbagai sajam hingga celurit yang panjang berwarna merah.
Kapolrestabes itu bilang bahwa salah satu anggotanya, Robig, hendak melerai tawuran antara Geng Seroja dan Geng Tanggul Pojok.
Robig diklaim diserang sehingga melepaskan tembakan dua kali untuk membela diri.
Jajaran Polisi, bersama Kapolrestabes itu, juga menampilkan rekaman kelompok remaja membawa celurit serta mengamankan senjata tajam sebagai barang bukti.
Saya akhirnya menonton video yang diunggah @TirtoID, sebuah rekaman CCTV yang ditemukan keluarga di depan Alfamart Jalan Penataran, Ngaliyan, Semarang.
Robig berhenti di jalan, mengadang tiga motor yang melintas, lalu menembak. Tidak terlihat tawuran atau pengacungan senjata tajam ke arahnya pada detik-detik penembakan.
Bahkan Robig terlihat sempoyongan dan sempat jatuh. Pengaruh alkohol? Polisi lagi-lagi membantah bahwa anggotanya ini dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan.
Memang, sejauh berita yang saya baca, tidak ada tes urin waktu itu. Akan tetapi, ketika Robig mau dipindahkan ke Nusakambangan, ternyata dia positif memakai narkoba.
Nah, siswa SMK yang ditembak Robig itulah yang dituduh Kapolrestabes itu sebagai anggota geng yang sedang tawuran. Namanya Gamma, dan pernah ada keramaian untuk menuntut keadilan untuk Gamma dengan tagline: Gamma Dibunuh Polisi.
Bayangkan jika tidak ada CCTV waktu itu? Bayangkan pula jika @TirtoID (maaf, saya hanya tahu dari @TirtoID, ya) tidak menyebarkannya? Bayangkan jika yang bersuara hanya polisi saja?
Tentu Gamma "dibunuh" dua kali. Pertama, dibunuh oleh Robig yang sempoyongan itu. Kedua, "dibunuh" narasi Polisi.
Peristiwanya masih terbilang baru, persis dua tahun lalu, di bulan yang sama, yaitu November 2024.
Kalian tahu nasib Kapolrestabes itu? Setahun kemudian, pada akhir 2025, ia naik pangkat menjadi Brigjen dan dipindahkan ke posisi Widyaiswara di Sespim.
Jadi, dari Kapolrestabes Semarang yang "menangani" penipuan kasus itu, kariernya justru naik ke jenjang perwira tinggi di lingkungan pendidikan Polri.
Maka ,wajar pasca pesantren di Sukoharjo digrebek Polisi (tengah malam dengan laras panjang!), banyak orang akhirnya tidak percaya. Kendati Kapoldanya memberikan keterangan pers bersama wakil gubernur yang tidak lain adalah putra kiai.
Saya juga tidak percaya. Lawong dalihnya cuma "tidak terdaftar di Kemenag". Sementara dalih pencarian DPO, yang tahu cuma Polisi.
Kasus Gamma juga yang tahu Polisi. Beruntung saja ada CCTV.
Korban SA: itu pelakunya
Society: gk prcaya ah, coba mana bukti?
Tersangka yang diduga ngelakuin SA: guys i didnt do that!! 🥺🥺
Society: its okay baby, haters kalau udah benci mah semuanya dilakuin biar kamu kena hujat
sara retweeted
Contoh Islamophobia yang keluar dari mulut Kapolda. Gak penting agama Kapoldanya apa cuma respon Wagubnya, yang dipilih dan digaji oleh rakyat, sangat memalukan.
This Post is from a suspended account. Learn more



























