He’s been dissolved at the bottom of the ocean, frozen solid in an iceberg, blown up in a volcano, disintegrated in an atomic meltdown, and killed by missiles on the Brooklyn Bridge, but thanks to the millions of fans who love him, Godzilla will never die.
In honor of #GodzillaMinusZero’s release, here’s Variety’s Godzilla movie ranking: variety.com/lists/godzilla-m…
Yuki Van retweeted
The fact that a Toho Japanese Godzilla film is about to top the American box office is genuinely mind-blowing. It's something I never thought I'd get to see in my life. What an incredible moment. As a lifelong @Godzilla_Toho fan, this is profoundly moving.
deadline.com/2026/11/box-off…
Yuki Van retweeted
Sedih banget ga pernah liat Islam digunakan sebagai narasi persatuan gini di luar mimbar masjid.
Politisi relijius Indo mainannya masih identitas kayak “saya akan berdayakan pesantren” atau “masjid sebagai pusat peradaban dan pendidikan”.
Gak ada yang bilang “Islam itu adil, setiap pemberi kerja harus memastikan membayar pekerjanya dengan layak sebelum keringat mereka kering. Maka ayo kita buat aturan blabla”
Sedih
Yuki Van retweeted
Here's King Ghidorah's introduction in his 1964 debut film, shown in both the working draft and the completed composite scene.
Yuki Van retweeted
Niatnya nonton dokumenter ONE CHILD NATION biar cepet ngantuk, eh malah jadi nangis jelek.
Sedih banget😭
Tentang kebijakan satu anak yg pernah diterapkan ketat di Tiongkok. Mulai dari pemaksaan sterilisasi perempuan, pembuangan bayi, sampai human trafficking yg polanya sistemis untuk mencapai target dalam memerangi perang populasi.
Kalo ketauan punya 2 anak atau lebih, ada ancaman denda, rumah dihancurin, bahkan jurnalis yg meliput juga diasingkan & bukunya dilarang beredar di sana.
Diambil dari berbagai PoV. Berawal ngebahas keluarga interviewer-nya sendiri, lalu menyebar ke seluruh desa bahkan internasional. Semua tatapan orang yg bersaksi di sini jauh lebih menyakitkan. Terlihat ada rasa penyesalan, kemarahan, tapi gak bisa berbuat apa-apa.
Yuki Van retweeted
Update Super El Nino: semakin meningkat hampir sentuh level 3°C, super El Nino bahkan diprediksi dapat melampaui 4°C. Hal ini cukup rasional, karena pemanasan tertinggi masih terkonsentrasi di timur Pasifik dengan suhu melampaui 5°C. Ini menandakan panas belum sepenuhnya terdistribysi dan ditransfer ke barat. Fix, tahun depan peluangnya tinggi kita akan mengalami musim kemarau dalam kondisi masih El Nino kuat. Inilah lagi-lagi, pertama kalinya dalam sejarah super El Nino, intensitas akan melampaui 4°C. Tetaplah waspada denga. Potensi Karhutla di Kalimantan dan Papua, karena dua daerah ini adalah hotspot terkuat selama El Nino.
Yuki Van retweeted
gaes bjirlah...
liat di threads katanya hotel ogh doni di jogja reviews di mapsnya serem2, pas saya cek beneran 💀
- ada pasangan suami istri ketakutan lari keluar tiba2
- ada pengunjung kesurupan
- ada yg liat pocong
- pas keramas tau2 ada rambut panjang rontok
bjirr harusnya jadi wisata horror skalian gak sih??? pasti rame ☠️
ada yg pernah nginep di hotel ini???
Yuki Van retweeted
Jangan tabu sex edukasi. Sedini mungkin ajarin tentang alat kelamin, sex, porno. Biar dia taunya dari ortunya, bukan temennya. Adek gw 11 thn, teman-temannya pada kepo bokep dan curi2 nonton, adek gue g kepoan dan g tertarik krn gue benar benar seluas itu ngajarin dia sex edu
Yuki Van retweeted
Bayangin Amrik kena 911, Islamophobia naik pasca 2001, tapi 2026 akhirnya bisa milih orang yang dianggap kompeten dan layak pilih meski ada oposisi yang pakai sentimen Islamofobia.
Meanwhile, konservatif Indonesia udah ada kejadian 1998 malah ga berhenti sentimen rasismenya sampe sekarang, mau aja terus diperalat rasismenya pas kampanye ini itu, lalu lucu sekali malah mengasosiasikan idolanya atau malah mengharapkan orang2 progresif inklusif ala Mamdani dan Sayed wkwkwk
Yuki Van retweeted
Senator Abdul ngatain Trump “dumb” dan mau dibodoh-bodohi Netanyahu untuk perang sama Iran.
Keras, langsung dan ga neko-neko. Ala orang Mesir.
Enak banget ya jadi oposisi di Amrik.
Di Indo hampir ga ada anggota DPR ngatain presidennya bodoh jika keluarin kebijakan bodoh.
Kalau ada ya palingan kena UU ITE, atau dicap sebagai arogan + sombong sama orang-orang Indo.
Plus berisiko dipecat partai.
“Beda budaya they said”
Senator-elect Abdul El-Sayed on Iran: “There is one person in the world that has been trying to get this war fought for nearly all of our lifetimes. It is the Prime Minister of a foreign government. Gets invited to the Situation Room where he gets to dupe the dumbest fucking guy who ever was president and then now we’re in a war that everybody could’ve told you was a dumb idea to fight”
Yuki Van retweeted
JUJUR IYA INI AKU NYADAR JUGA
kalo pendemo banyak yg cowok, yg ditaro di depan itu polwan biar massa laki2 hesitated untuk dorong2an
tapi kalo massa aksinya banyak perempuan kek gini malah polisi cowok yg di depan
PICIK
Yuki Van retweeted
Kapan ya orang bisa sadar kalau obsesi terhadap moralitas cerita itu sebagian besar warisan cara Orba dan kurikulum PMP memperlakukan sastra?
Sastra direduksi sebagai alat didaktik buat ngebentuk warga yang patuh, bukan sebagai praktik artistik yang otonom. Sastra yang bermoral juga di situ sering kali disederhanakan jadi amanat yang bisa dihafal, bukan kompleksitas yang harus dianalisis.
Dalam literary criticism, posisi yang cukup mapan (autonomism/aestheticism) justru menolak menjadikan moralitas sebagai kriteria utama kualitas karya. Oscar Wilde pernah bilang bahwa tidak ada buku yang moral atau amoral, yang ada hanya buku yang ditulis dengan baik atau buruk.
Richard Posner juga mengembangkan nilai estetis (bentuk, bahasa, struktur, kompleksitas naratif, keutuhan internal) tidak otomatis naik atau turun hanya karena karya itu bermoral atau amoral. Karya yang memuat perspektif etis yang cacat bisa tetap hebat secara artistik, dan karya yang moralis bisa tetap mediocre juga.
Yang sering disalahpahami orang sampai sekarang:
Mendepiksi sesuatu yang amoral/tidak lazim ≠ meromantisasi atau mengendorsenya.
Padahal, justru fungsi sastra sering kali adalah menampilkan yang tidak nyaman, yang di luar nalar, yang tabu, agar bisa dibaca secara kritis. Banyak karya yang dianalisis memang di luar moralitas konvensional. Menyukai sebuah karya tidak berarti pembaca mengadopsi moralitasnya sebagai identitas pribadi.
Jadi, sebuah karya sastra memang tidak wajib bermoral. Tuntutan itu lebih sering datang dari residu pendidikan moral yang instrumental, bukan dari logika kritik sastra itu sendiri. Kalau kita terus memaksa setiap karya harus berpesan baik dulu baru boleh disebut bagus, kita justru hanya akan membunuh hakikat sastra itu sendiri.
This quoted post is unavailable.
Yuki Van retweeted
Funfact:
Setelah proyek ngebor selesai, mesin bor sebesar ini nasibnya cuma tiga.
1. Dikubur di bawah tanah. Karena harga bongkar pasang dan angkat ke permukaannya bisa lebih mahal.
2. Dipretelin buat dipake lagi. Tapi biasanya mahal karena ongkos bongkar pasang.
3. Dibongkar dalemannya, trus dijadiin pajangan.
TBM-2 CP202 Tembus Stasiun Mangga Besar, seluruh Terowongan Fase 2A MRT Jakarta Lin Utara-Selatan Selesai Dibangun!
Dari kedalaman sekitar 15 meter di bawah permukaan tanah, puluhan pekerja konstruksi bersukacita. 4 November 2026 mesin bor terowongan / Tunnel Boring Machine (TBM) 2 berhasil menembus dinding level B2 sisi selatan Stasiun Mangga Besar. Momen breakthrough tersebut merupakan akhir perjalanan mesin bor terowongan 2 membangun terowongan yang nantinya akan menjadi jalan kereta menuju Stasiun Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia.
Mesin bor terowongan 2 ini membangun terowongan southbound dalam beberapa tahap. Tahap pertama dimulai dari sisi utara Stasiun Harmoni menuju sisi selatan Stasiun Sawah Besar selama hampir tiga bulan, yaitu Juli—Oktober 2025. Tahap berikutnya, TBM-2 kemudian dipindahkan ke sisi utara Stasiun Sawah Besar untuk melanjutkan pembangunan ke sisi selatan Stasiun Mangga Besar selama Februari 2026—Juli 2026
Dalam membangun seluruh terowongan fase 2A lin utara selatan, tim konstruksi menggunakan enam unit mesin bor. Rinciannya, dua unit untuk membangun terowongan dari Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta ke Stasiun Harmoni, dua unit untuk Stasiun Harmoni ke Stasiun Mangga Besar, dan dua unit untuk terowongan dari Stasiun Mangga Besar ke Stasiun Kota.
Momen breakthrough ini menandakan seluruh terowongan fase 2A lin utara selatan telah selesai dikerjakan.
#MRTJakarta #UbahJakarta











































